Kedua kota ini menjadi lambang peringatan tentang kekuatan destruktif senjata nuklir dan bahaya konflik global.
Sejak peristiwa ini, masyarakat internasional mulai menyadari urgensi perlunya pengendalian senjata nuklir. Perjanjian nuklir seperti Perjanjian Ketidakpenyebaran Nuklir (NPT) dan upaya untuk mengurangi senjata nuklir secara global menjadi agenda utama dalam hubungan internasional.
Kedua serangan ini juga mengilhami banyak penelitian tentang dampak radiasi, efek jangka panjang dari senjata nuklir, dan tanggapan yang lebih baik dalam situasi darurat.
Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki memiliki efek yang mendalam dan berkepanjangan dalam sejarah manusia. Peristiwa tersebut mencerminkan kompleksitas perang, konflik global, dan dampak kemanusiaan yang terlibat dalam penggunaan senjata nuklir.
Sambil mengingat peristiwa tragis ini, dunia harus bersatu untuk mencegah pengulangan sejarah yang kelam ini dan memastikan perdamaian dan keamanan global untuk generasi mendatang. (*)
(*/Haekal)