SUARA CIANJUR - Melalui video TikTok, kreator berinisial RA sering berbagi pengalaman mengurus bayi saat bekerja dan juga memberikan saran tentang menyusui serta penyimpanan ASI perah (ASIP) yang benar. Dia berharap kontennya dapat memberi edukasi kepada ibu baru dan calon ibu.
Baru-baru ini, RA merasa syok ketika mengetahui di antara ribuan pengikutnya, ada seorang pria dewasa yang menyamar sebagai ayah dan mencari donor ASI. Ternyata, pria ini diduga memiliki fetish seksual pada ASI.
Perempuan berusia 23 tahun ini mengungkapkan bahwa pertama kali dia menerima pesan dari pelaku adalah pada Minggu (6/8) siang.
Pesannya terlihat seolah-olah dia sedang mencari rekomendasi untuk membeli pompa ASI. RA menyarankan dia untuk membeli pompa yang ia jual, tetapi pria tersebut mengaku tidak punya cukup uang untuk membeli unit baru. Dia kemudian bertanya apakah bisa membeli alat bekas yang dijual oleh Rantika.
Setelah ditekan oleh RA dan suaminya, pria tersebut jujur mengungkapkan bahwa dia sebenarnya ingin mengetahui lebih banyak tentang ASI.
Dia mengaku memiliki minat seksual terhadap ASI dan melecehkan Rantika secara verbal dengan meminta untuk disusui.
RA akhirnya memberanikan diri untuk mengungkapkan kejadian ini dua hari kemudian. Videonya menjadi viral dan ditonton lebih dari 6 juta kali.
Namun, video tersebut dihapus oleh TikTok pada Kamis (10/8) malam karena dianggap melanggar standar komunitas platform.
RA semakin kaget ketika mengetahui bahwa dia bukanlah korban pertama pelaku tersebut.
Baca Juga: Viral! Pembunuh Penjual Nasi Bebek Sidoarjo Sempat Lakukan Ritual Mengerikan
Beberapa bulan sebelumnya, pelaku yang sama juga meminta donor ASIP dari perempuan lain.
Alasannya saat itu adalah istri sakit dan bayinya yang berusia 5 bulan tidak mau menyusu semalaman.
Kedua korban mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke polisi, tetapi belum melakukannya karena ragu bahwa laporan mereka akan diperlakukan serius. (*)