SUARA CIANJUR – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll beberkan momen terburuk dirinya selama melatih Persija Jakarta. Dirinya menjelaskan momen itu adalah ketika dirinya mendapatkan kekalahan menyakitkan dari Madura United pekan lalu.
“Kami tidak bermain bagus pada laga kemarin (lawan Madura United), mungkin bisa dikatakan terburuk selama saya di Persija. Kami semua sadar kami harus mengubah sesuatu. Sebab kalau dilihat secara mental kami memang tidak bagus,” ujar Thomas Doll, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Minggu (20/8/2023).
Dalam laga tersebut, tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus rela menelan kekalahan dengan skor 0-2 dari Madura United. Kekalahan ini membuat Persija Jakarta harus terlempar dari papan atas klasemen BRI Liga 1 2023/2024.
Untuk itu, pelatih asal Jerman tersebut tidak ingin mengulangi kesalahannya lagi, dan siap memberikan kemenangan untuk Persija Jakarta. Thomas Doll melakukan persiapan yang matang jelang laga lanjutan BRI Liga 1 lawan Arema FC.
“Dalam persiapan kali ini, kami fokus dengan latihan bertahan, penyelesaian akhir, dan penguasaan bola. Selain memenangkan pertandingan, target kami ingin mengembalikan cara bermain kami seperti biasanya,” sambung Thomas Doll.
Lawan kali Persija Jakarta kali ini adalah penghuni dasar klasemen, Arema FC. Meski demikian Thomas Doll tidak ingin meremehkan kekuatan tim lawannya.
“Melawan Arema bukan hal mudah. Mereka sekarang memang berada di posisi bawah, tapi kami tidak akan anggap remeh. Hanif (Sjahbandi) tahu bagaimana mental para pemain Arema,” pungkas Thomas Doll. (*)