SUARA CIANJUR - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah mengkaji dengan serius lima nama calon wakil presiden (Bacawapres) yang akan menjadi pendamping Bacapres Ganjar Pranowo dalam pemilihan presiden mendatang.
Menurut Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, daftar calon tersebut masih dinamis, dan ada kemungkinan munculnya kandidat baru di luar lima nama yang sedang dipertimbangkan.
Dalam tahap perencanaan politik yang penuh strategi, PDIP menjalankan proses seleksi Bacawapres dengan seksama.
Pasalnya, menentukan sosok pendamping Bacapres Ganjar Pranowo adalah keputusan krusial yang memerlukan pertimbangan matang.
Puan Maharani menegaskan bahwa partainya tengah mengamati dengan seksama kelima calon yang ada, namun pintu tetap terbuka bagi kemungkinan adanya figur baru yang dapat mengemuka dalam proses seleksi ini.
Pendapat senada juga diungkapkan oleh Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, dalam pernyataannya pada Kamis (24/8/2023) lalu.
Said Abdullah mengungkapkan bahwa internal PDIP sedang mempertimbangkan tujuh nama sebagai potensi Bacawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo.
Diskusi yang intens dan berimbang di kalangan partai menggambarkan tekad untuk memastikan bahwa keputusan ini didasarkan pada proses demokratis dan aspirasi para pemangku kepentingan. (*)
Baca Juga: BEM UI Tantang Anies, Prabowo dan Ganjar untuk Debat di Kampus