SUARA CIANJUR - Piala Dunia U-17 adalah salah satu turnamen sepak bola tingkat dunia yang sangat dinanti-nantikan, dan Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaran acara prestisius ini.
Piala Dunia U-17 merupakan panggung bagi para pemain muda berbakat untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh dunia.
Selain memberikan dampak positif pada perkembangan sepak bola Indonesia, penyelenggaraan Piala Dunia U-17 juga diharapkan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui peningkatan pariwisata, perdagangan, dan sektor-sektor terkait lainnya.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), telah menyalurkan bantuan sebesar Rp399,5 miliar kepada PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) untuk mendukung pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-17 dan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.
Dana tersebut diharapkan akan berkontribusi signifikan dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan turnamen sepak bola tingkat dunia ini.
Bantuan dari pemerintah akan sangat berarti dalam menjaga kualitas dan kesuksesan turnamen ini, serta memastikan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 berjalan dengan baik sehingga tim dapat bersaing secara optimal.
Kemenpora mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengutamakan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana ini.
Bantuan sebesar ini diharapkan dapat membantu PSSI dan seluruh tim yang terlibat dalam persiapan dan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung di Indonesia dari tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023. (*)
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia: Tidak Ada Pemain Diaspora dalam Daftar Panggilan Bima Sakti