SUARA CIANJUR - Timnas Indonesia U-17 , yang saat ini dalam persiapan untuk menghadapi berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia U-17, tidak memasukkan pemain-pemain diaspora dalam daftar panggilannya.
Pelatih tim, Bima Sakti, telah mengonfirmasi bahwa semua pemain yang dipanggil berasal dari klub lokal di Indonesia.
Dalam daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta, tidak ada nama-nama pemain diaspora yang biasanya bermain di luar negeri atau memiliki kewarganegaraan ganda.
Semua pemain yang dipanggil merupakan pemain yang berasal dari klub-klub lokal di Indonesia, seperti Persikota Tangerang, Borneo FC, dan Persita Tangerang.
Saat ini, ada sekitar 35 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta. Namun, hanya 25 hingga 30 pemain yang akan dipilih untuk menjadi bagian dari skuad yang akan berkompetisi di turnamen internasional.
Timnas Indonesia U-17 sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai ujian, termasuk uji coba melawan klub-klub U-17 Jerman.
Selama di Jerman, timnas U-17 Indonesia direncanakan akan bermain uji coba dengan dua klub U-17 Jerman.
Selain itu, usaha sedang dilakukan untuk mengatur pertandingan uji coba melawan timnas U-17 Jerman. Ini adalah bagian dari persiapan timnas untuk menghadapi kompetisi internasional yang lebih besar. (*)
Baca Juga: Bima Sakti Kapok Hanya Mengandalkan Video dan CV dalam Seleksi Pemain