SUARA CIANJUR – CEO Bandung Premier League, Doni Setiabudi memberikan tanggapan soal perkembangan sepak bola Indonesia. Dirinya mengingatkan agar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk membuat pondasi sepak bola Indonesia yang kuat dan bersih.
“Saya berharap Pak Ketum @pssi membuat sebuah pondasi sepakbola yang kuat dan benar serta bersih,” ujar Doni Setiabudi, dikutip dari laman Instagram pribadinya @a_7alu, Minggu (8/10/2023).
Secara spesifik, pria yang akrab disapa Kang Jalu ini menuturkan bahwa membangun pondasi sepak bola Indonesia harus dimulai dari kompetisi usia muda yang berkelanjutan.
“Dimulai dari konpetisi di semua level usia yang berkelanjutan, pengadaan lapangan sepakbola yang layak serta meniapkan sdm sdm yg berkualitas di jajaran Federasi dan wasit wasit yg berkualitas,” lanjut Kang Jalu.
Selain menyinggung soal pondasi, Kang Jalu juga angkat bicara soal peran Shin Tae Yong di sepak bola Indonesia.
“Disisi lain peran STY membuat pondasi timnas yang cukup kuat agar ke depannya siapapun pelatihnya Timnas kita tetap juara,” jelas Kang Jalu.
Sementara itu, Doni Setiabudi atau Kang Jalu adalah satu inisiator kompetisi Bandung Premier League (BPL), yang sempat viral karena menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Meskipun hanya digelar di kompetisi amatir di Bandung, tetapi hal itu menjadi fenomena tersendiri yang menyedot perhatian publik. (*)