SUARA CIANJUR – Kabar tidak mengenakkan datang dari sepak bola Indonesia. Media Australia, Sydney Herald Morning (SMH) menyindir habis Indonesia soal tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, tragedi ini berdampak secara global.
"Ketika fans tim asal Indonesia, Arema FC, menyerbu lapangan setelah kalah dari rival nya Persebaya Surabaya dan memicu bencana Stadion sepak bola terburuk setelah hampir 60 tahun, membunuh 135 orang, dampaknya terasa di seluruh dunia," tulis SMH, dikutip dari laman Instagram @timnasbolaa, Senin (9/10/2023).
Hal ini membuat rencana untuk mengajak Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 urung dilaksanakan.
"Rencana penawaran tiga arah antara Australia, Indonesia, dan Selandia Baru untuk edisi tahun 2034 sudah dibahas secara longgar. Mereka sekarang tergelincir," sambung SMH.
Selain sindir soal tragedi Kanjuruhan, SMH juga membahas soal batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 akibat penolakan terhadap Israel.
"Dan seolah-olah ingin memastikan hal tersebut, kontroversi seputar keterlibatan Israel dalam Piala Dunia U-20 putra – di mana para pengunjuk rasa, termasuk gubernur Bali, akhirnya memaksa FIFA untuk mencabut hak tuan rumah Indonesia,” jelas SMH.
SMH menilai bahwa hal ini merupakan pukulan telak yang merusak reputasi sepak bola Indonesia di mata dunia.
“Pukulan telak bagi reputasi Indonesia di dunia sepak bola," tulis SMH. (*)
Baca Juga: Bicara di IGF Kyoto 2023, Wamenkominfo Tekankan Kebijakan AI Hingga Level Praktis