Deli-Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Esti Nurjadin menyampaikan, bahwasanya saat ini penyakit jantung dan pembuluh darah tidak lagi hanya menyerang orang yang lanjut usia (lansia) saja. Melainkan, generasi muda kaum milenial, kasusnya juga sudah banyak yang ditemukan.
"Untuk itu, YJI yang sudah berumur 40 tahun diharapkan fokus pada generasi milenial untuk dapat mengubah gaya hidup sehat. Kepada pengurus YJI Sumut untuk dapat mengkomunikasikan hal yang sama, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati," katanya saat pelantikan Pengurus YJI Sumut periode 2022 - 2024 di Rumah Dinas Gubernur, Senin (20/6).
Dia menjelaskan, kampanye hidup sehat itu, yakni dengan menggunakan teknologi yang lebih cepat dalam hal menyampaikan informasi. Karenanya kepada pengurus diminta untuk kreatif agar komunikasi yang disampaikan dapat diterima oleh kalangan milenial.
"Mari sama-sama kita menjadi agen perubahan terutama penyakit jantung. Marilah kita berlomba-lomba dalam mencari kebaikan agar menjadi amal kita di akhirat kelak," harapnya.
Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta YJI Sumut untuk lebih mengintensifkan kampanye gaya hidup dan perilaku sehat pada masyarakat. Tujuannya agar penyakit jantung dan pembuluh darah dapat diminimalisir.
Menurutnya, hampir 70 persen masyarakat yang terkena penyakit jantung dan pembuluh darah disebabkan gaya hidup yang tidak sehat dan sisanya lagi karena bawaan gen (keturunan).
"Penyakit jantung ini bermaslah kalau kita yang membuat masalah. Berarti yang harus dikerjakan yayasan adalah mengantisipasi masyarakat dengan perilaku dan gaya hidup sehat, termasuk di antaranya adalah konsumsi makanan yang sehat," ucapnya.
Dia juga berharap dengan pelantikan ini upaya pencegahan dapat terus ditingkatkan, sehingga penderita penyakit jantung akan terus berkurang.
Selaku Ketua YJI Sumut, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis mengatakan, memiliki cabang di seluruh Kabupaten/Kota merupakan salah satu target YJI Sumut. Hal tersebut, imbuhnya, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah, melalui Panca Usaha Jantung Sehat.
"Saya harapkan, Insya Allah, tim pengurus yang kali ini berasal dari berbagai kalangan, akan menjadi tim tangguh yang dapat melaksanakan program kerja dengan baik dan siap untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat, hingga upaya pencegahan," katanya.