Deli - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo dikabarkan meninggal dunia, Jumat (1/7/2022).
Tjahjo yang merupakan kader PDI Perjuangan itu meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta setelah sempat dirawat beberapa waktu. Kabar meninggalnya Tjahyo Kumolo pun beredar di grup WhatsApp wartawan.
"Innalillaahi wa inna ilaihi rojiun. Allahumaghfir lahu warhamhu wa'fihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzülahu waj'alijannata matswh. Al-Ftihah. Telah kembali keharibaan Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Memiliki HambaNya. Bapak Tjahjo Kumolo Menteri PAN dan RB Pada pukul WIB 11.10 WIB di RS Abdi Waluyo, Jakarta. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, dan memasukkan ke surgaNya. Aamiin Ya Robbal Alamin," bunyi pesan yang beredar di grup WhatsApp.
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat membenarkan kabar meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.
Djarot mengatakan Tjahjo meninggal pada Jumat hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. "Benar, sekitar jam 11-an, di Rumah Sakit Abdi Waluyo," kata Djarot dilansir dari Suara.com, Jumat (1/7/2022).
Djarot tidak menanggapi lebih jauh perihal lain, baik penyakit maupun pemakaman Tjahjo. Ia mengaku belum mendapatkan informasi detail dari keluarga dan teman. Ia hanya meminta doa untuk almarhum Tjahjo yang merupakan mantan Sekjen PDIP.
Diketahui, Tjahjo Kumolo dikabarkan mengalami infeksi paru-paru yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif untuk sementara waktu.
Ia menjalani perawatan di RS Abdi Waluyo. Infeksi paru-paru sendiri bukan penyakit yang dapat dianggap remeh. Pada beberapa kasus yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan kematian pada seseorang.
Baca Juga: Diplomasi Jokowi ke Ukraina dan Rusia Diharapkan Dapat Menghasilkan Gencatan Senjata