Jokowi telah memerintahkan pemerintah daerah untuk menggunakan 2 persen dana transfer umum sebesar Rp 2,17 triliun untuk membantu Ojol dan nelayan. Bantuan ini disalurkan selama empat bulan, dimulai bulan September.
Ketua Gerakan Roda Dua Ojek Online Indonesia (Garda Ojol) Region Sumatera Utara (Sumut) Joko Pitoyo menyampaikan pihaknya masih menanti teknis penyaluran bantuan terhadap driver Ojol.
"Walaupun kawan-kawan sudah mendesak untuk turun aksi, namun secara organisasi karena garda sifatnya nasional saya koordinasi yang di pusat, menurut Ketum di awal September atau pertengahan September sudah ada sistem penyaluran bantuan ataupun keringanan subsidi untuk Ojol," ujarnya.
Joko menyampaikan pihaknya terus memonitor perkembangan bantuan yang telah dijanjikan Presiden Jokowi kepada Ojol. Menurutnya, bantuan ini dibutuhkan untuk teman-teman Ojol yang terdampak kenaikan BBM.
"Secara organisasi kita juga telah menyurati Presiden Jokowi dan menteri, terkat hal tersebut," tukasnya.