Deli.Suara.com – Beberapa minggu belakangan, nama hacker Bjorka menjadi perbincangan di sosial karena diduga mencuri data krusial pemerintah Indonesia. Polisi terus menyelidiki siapa Bjorka dan akhirnya menemukan nama Muhammad Said Fikriansyah.
Muhammad Said Fikriansyah sebenarnya adalah seorang remaja asal Cirebon. Diduga, pemuda tersebut merupakan sosok di balik hacker Bjorka.
Namanya disebut oleh akun Instagram @Volt_anonym. Akun tersebut memaparkan bahwa remaja asal Cirebon ini merupakan dalang di balik peretasan data di media sosial milik pemerintah Indonesia.
Disebutkan bahwa data Muhammad Said Fikriansyah memiliki kemiripan dengan data hacker yang sedang viral. Usai postingan tersebut mendapatkan perhatian dari netizen, mencuatlah spekulasi kuat bahwa hacker Bjorka berasal dari Indonesia.
Setelah ramai disebut sebagai hacker Bjorka, Muhammad Said Fikriansyah mengklarifikasi melalui akun Instagram pribadinya bahwa dia bukanlah sosok Bjorka yang dicari-cari.
Ia mengatakan bahwa dia bukan sosok yang diklaim oleh akun @Volt_anonym sebagai Bjorka.
Said menegaskan dirinya tidak memiliki kemampuan meretas. Maka dari itu, tuduhan tersebut pun membuat dirinya sendiri kaget.
Tuduhan itu mengarah kepada pemuda warga Gang Kebantengan Kelurahan Klayan. Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Akun Instagram bernama @Volt_anonym menyebut Said cukup vokal mengkritisi Kominfo yang data-datanya dapat diretas oleh Bjorka.
Lantas, siapakah sebenarnya Muhammad Said Fikriansyah dalam kehidupan sehari-hari?
Baca Juga: Dua Nelayan Kepulauan Riau Masih Ditahan Otoritas Malaysia, Mengapa?
Dalam kehidupannya kesehariannya, Said lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai video editor. Ia mengaku sangat dirugikan dengan adanya tuduhan tersebut dan meminta perlindungan kepada pihak kepolisian.
Diketahui sejumlah klaim dan ancaman hacker Bjorka adalah sebagai berikut:
1. Akan membocorkan informasi pelanggan Indihome
2. Akan membocorkan informasi Komisi Pemilihan Umum/KPU
3. Akan membocorkan informasi data registrasi SIM Card Prabayar Pengguna Telepon seluler/ponsel
4. Akan membocorkan dokumen rahasia Presiden Joko Widodo