Memahami Apa itu Resesi dan Indikator Satu Negara yang Mengalaminya

Deli

Selasa, 27 September 2022 | 18:13 WIB
Memahami Apa itu Resesi dan Indikator Satu Negara yang Mengalaminya
resesi ilustrasi (business plus)

Pasca pandemi Covid19, banyak peringatan akan munculnya resesi. Peringatan itu semakin nyata dengan pemberitaan perihal perang, penghentian subsidi hingga turunnya nilai uang. Namun, sebenarnya apa sih pengertian resesi itu?

Resesi sebagai periode penurunan tingkat ekonomi secara sementara dengan aktivitas di sektor perdagangan dan aktivitas industri yang kian berkurang. Resesi ekonomi juga ditandai dengan terjadinya penurunan PDB secara berturut-turut selama dua kuartal.

Jika dikutip dari Wikipedia, resesi diartikan sebagai kondisi di mana produk domestik bruto (GDP) mengalami penurunan atau pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut atau lebih dari satu tahun. Sederhananya adalah resesi ekonomi dapat dipahami sebagai kelesuan ekonomi. 

Kelesuan atau kemerosotan ini mengakibatkan penurunan secara simultan pada setiap aktivitas di sektor ekonomi seperti halnya lapangan kerja, investasi, dan juga keuntungan perusahaan.

Terjadinya resesi ekonomi menimbulkan efek domino pada masing-masing kegiatan ekonomi tersebut. Ketika investasi mengalami penurunan, maka tingkat produksi atas produk atau komoditas juga akan menurun.

Hingga berdampak juga peningkatan jumlah pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja. Secara lebih lanjut, kondisi tersebut mengakibatkan daya beli masyarakat menurun yang berimbas pada turunnya keuntungan perusahaan.

Terjadinya resesi ekonomi sering kali diindikasikan dengan menurunnya harga-harga yang disebut dengan deflasi, atau sebaliknya inflasi di mana harga-harga produk atau komoditas dalam negeri mengalami peningkatan secara tajam.

Jika resesi tidak segera diatasi dan berlangsung dalam jangka waktu lama, maka akan terjadi yang namanya depresi ekonomi. Tentu hal ini akan mengakibatkan kebangkrutan ekonomi atau ekonomi kolaps. Jika ekonomi suatu negara sudah sampai pada tahap ini, maka pemulihan ekonomi akan lebih sulit dilakukan.

Ciri atau Indikator Terjadinya Resesi di satu Negara

baca juga

Suatu negara dikatakan masuk masa resesi, apabila muncul beberapa indikator berikut.

- Terjadi ketidakseimbangan antara produksi dengan konsumsi

- Pertumbuhan ekonomi lambat bahkan merosot selama dua kuartal terturut-turut

- Nilai impor jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor

- Terjadi inflasi atau deflasi yang tinggi

- Tingkat pengangguran tinggi

- Penurunan PDB riil

- Penurunan pendapatan riil

- Stagnasi produksi industri dan penjualan eceran

Dalam sejarah perekonomian dunia, tidak sedikit negara yang pernah terperangkap dalam resesi. Krisis ekonomi yang menghantam negara-negara Uni Eropa pada tahun 2008-2009 mengakibatkan setidaknya 17 negara di kawasan tersebut memasuki masa resesi, beberapa di antaranya adalah Spanyol, Perancis, Italia, Portugal, irlandia, Yunani dan Republik Siprus.

Kemudian, pada tahun 2010, kelesuan ekonomi juga melanda Thailand. Dan tidak hanya menghantam negara-negara berkembang, resesi ekonomi juga pernah dialami oleh Rusia sepanjang tahun 2015.

Sumber: Celebes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Covid-19, Menko Luhut Ungkap PDB Ekonomi Maritim Turun

Gara-gara Covid-19, Menko Luhut Ungkap PDB Ekonomi Maritim Turun

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Menko Luhut Sebut Ada Salah Pemahaman yang Selama Ini Salah Kaprah Soal Ekonomi Maritim

Menko Luhut Sebut Ada Salah Pemahaman yang Selama Ini Salah Kaprah Soal Ekonomi Maritim

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 16:21 WIB

Garuda Indonesia Raup Laba Bersih Rp 57 Triliun

Garuda Indonesia Raup Laba Bersih Rp 57 Triliun

Tantrum | Selasa, 27 September 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×