Derby London Utara antara Arsenal vs Tottenham Hotspur akan tersaji pada pekan kedelapan Liga Inggris. Duel yang berlangsung di Stadion Emirates, London, pada Sabtu, 1 Oktober 2022, akan mempertaruhkan posisi kedua tim di papan klasemen Premier League.
Namun kedua tim sama-sama dihantui cedera pemain inti usai menjalani pertandingan internasional dengan timnas masing-masing.
Di sisi Lilywhite, Dejan Kulusevski terancam absen melawan Arsenal dalam karena mengalami cedera usai membela Timnas Swedia. Sementara, The Gunners kemungkinan besar tak bisa menurunkan Thomas Partey.
Arsenal dan Spurs sama-sama menikmati awal yang bagus musim ini. The Gunners memimpin klasemen sementara setelah tim racikan Mikel Arteta memenangkan enam dari tujuh pertandingan pertama. Ini menjadi awal terbaik Arsenal sejak 2007-2008.
Dalam lima pertandingan derby London Utara, Tottenham Hotspur lebih unggul dari Arsenal. Tottenham menang tiga kali, dan Arsenal menang dua kali.
"Bagi saya, 50-50 untuk saat ini, bahkan jika Arsenal ada di puncak klasemen dan sudah memulai musim dengan sangat baik," kata Gallas saat memberi prediksi Arsenal dan Tottenham Hotspur di TalkSport.
"Mereka sudah gagal di Old Trafford, tapi mereka masih ada di puncak klasemen. Tottenham ada di posisi bagus, bahkan kalau mereka tak sedang memainkan sepakbola terbaik, mereka masih meraih hasil bagus."
"Mereka memainkan gaya main sepakbola Italia, itu tak enak ditonton tapi saya pikir sangat sulit untuk melawan Tottenham," kata dia mengakhiri prediksinya tersebut.
Adapun Tottenham asuhan Antonio Conte tidak terkalahkan dengan torehan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Ini merupakan awal terbaik mereka di Liga Inggris. Namun, Tottenham harus berhadapan dengan rekor buruk selama bertandang ke markas Arsenal. Tottenham hanya sekali dalam 29 laga tandang melawan tim Meriam London.
Terlepas dari statistik itu, Tottenham mampu finis di klasemen Liga Inggris lebih baik ketimbang Arsenal pada enam musim terakhir. Capaian itu menghentikan catatan Tottenham yang selalu mengakhiri musim di bawah Arsenal dalam 21 musim terakhir. Arsenal berpeluang mengakhiri rekor itu musim lalu, tetapi Tottenham mampu tampil lebih konsisten untuk menyalip Arsenal di akhir musim.
Tottenham telah membawa momentum kebangkitan musim lalu. Kini, Harry Kane dan kawan-kawan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan di Liga Inggris sejak April mendatang. Optimisme Spurs bertambah ketika penyerang Son Heung-min mulai menemukan bentuk permainan terbaik pada pertandingan terakhir melawan Leicester City.
Duel akhir pekan ini akan menjadi pertempuran taktis dengan gaya Arsenal yang suka menguasai bola melawan taktik serangan balik Tottenham. "Ini adalah spesialisasi Conte. Dengan Son Heung-min sekarang menemukan bentuk terbaik, mereka bisa merusak Arsenal," kata mantan striker Inggris Chris Sutton, dikutip dari Reuters.
Jika Arsenal menang, mereka akan mempertahankan posisi teratas setelah delapan pertandingan. Mereka akan bersaing dengan Manchester City yang akan menghadapi Manchester United hanya 24 jam setelah Derby London Utara tersebut. Hasil dua pertandingan akan mempengaruhi peta persaingan gelar Liga Inggris musim ini. [BAB]