Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas

Vania Rossa

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:32 WIB
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
Makna Imlek bagi Detektif Jubun. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Detektif Jubun memaknai Imlek sebagai momentum refleksi tahunan untuk mengevaluasi integritas diri dan menata ulang prioritas hidup.
  • Tradisi Imlek bagi Jubun mencakup pembersihan rumah sebagai simbol membuang hal buruk dan menyambut lembaran baru.
  • Perayaan Imlek di Indonesia mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman dalam konteks masyarakat yang majemuk.

Suara.com - Bagi banyak keluarga Tionghoa di Indonesia, Imlek identik dengan rumah yang dibersihkan menyeluruh, aroma hidangan khas yang menguar dari dapur, dan meja makan panjang yang dipenuhi tawa serta doa. Bagi Detektif Jubun, suasana itu bukan sekadar tradisi—melainkan fondasi nilai hidup yang ia pegang hingga hari ini.

Ia masih mengingat jelas masa kecilnya. Beberapa hari sebelum Imlek, seluruh anggota keluarga turun tangan membersihkan rumah. Tidak ada sudut yang terlewat. Namun bagi orang tuanya, itu bukan hanya soal kebersihan.

“Itu simbol membuang hal-hal lama yang kurang baik,” kenangnya. “Dan menyambut yang baru dengan hati yang bersih.”

Malam pergantian tahun menjadi momen paling ditunggu. Seluruh keluarga besar berkumpul, makan bersama, saling mendoakan. Bagi Jubun kecil, kebahagiaan bukan terletak pada angpao, melainkan pada kehadiran.

“Dulu yang terasa spesial itu kebersamaannya. Semua pulang, semua hadir,” ujarnya.

Dari Perayaan ke Perjalanan Reflektif

Kini, setelah lebih dari 17 tahun berkarier sebagai detektif swasta dan mendirikan Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA), Jubun memaknai Imlek dengan kedalaman berbeda. Ia tak lagi hanya melihatnya sebagai perayaan, tetapi sebagai momentum pembaruan diri.

Sebagai seorang detektif yang sehari-hari bergelut dengan kebenaran, rahasia, dan kepercayaan klien, ia memahami betul arti integritas. Dan setiap Imlek, ia menggunakan momen itu untuk mengevaluasi dirinya—baik sebagai profesional maupun sebagai kepala keluarga.

“Imlek bagi saya adalah waktu untuk menata ulang prioritas: iman, keluarga, dan integritas,” katanya.

baca juga

Dalam keluarganya, persiapan Imlek tak hanya soal membersihkan rumah atau menyiapkan hidangan khas. Ada waktu khusus untuk refleksi dan doa. Menurutnya, membersihkan rumah tanpa membersihkan hati terasa kurang lengkap.

“Kita siapkan bukan hanya yang terlihat, tapi juga yang tidak terlihat—relasi, sikap, dan cara kita menjalani hidup.”

Tradisi yang Dijaga, Nilai yang Diteruskan

Meski zaman berubah, beberapa tradisi tetap ia pertahankan. Makan bersama keluarga besar masih menjadi inti perayaan. Ia ingin anak-anaknya merasakan hangatnya kebersamaan seperti yang dulu ia alami.

Ia juga menekankan pentingnya menghormati orang tua dan menjaga silaturahmi. Baginya, tradisi boleh berkembang, tetapi nilai dasarnya tidak boleh hilang.

“Imlek bukan sekadar soal kemeriahan atau angpao. Ini tentang keluarga, harapan baru, kerja keras, dan rasa syukur,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?

Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:28 WIB

Sudah Tahu Belum? 7 Tradisi dan Pantangan Imlek Pembawa Keberuntungan

Sudah Tahu Belum? 7 Tradisi dan Pantangan Imlek Pembawa Keberuntungan

Your Say | Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:31 WIB

Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya

Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×