Anak Ferdy Sambo Dititip ke Neneknya, Bagaimana Dampaknya Terhadap Mental si Anak?

Deli

Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:13 WIB
Anak Ferdy Sambo Dititip ke Neneknya, Bagaimana Dampaknya Terhadap Mental si Anak?
Ferdy Sambo & Putri Candrawathi ((Suara.com Alfian Winnato))

Deli.suara.com - Kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Febri Diansyah menyebutkan anak bungsu dari Putri Candrawathi yang masih balita akan dijaga oleh pengasuh dan neneknya yang sudah berusia 82 tahun. Bagaimana dampaknya terhadap mental anak, untuk kasus penitipan seperti ini?

Hasil dari penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Early Child Development and Care, mendapati tingkat stres anak yang dititipkan meningkat tajam dibanding anak yang tinggal di rumah bersama orang tua.

Alasannya jelas, bahwa anak-anak akan sangat merindukan dan merasa kehilangan kedua orang tuanya, terutama yang ditinggalkan lebih dari 8 jam di penitipan.

Dilansir dari YakinSehat.id, penelitian mengenai tingkat stres anak yang meningkat di daycare bukan hanya sekali diadakan. Salah satunya penelitian tahun 2011 yang berujung pro kontra. Psikolog terkemuka Aric Sigman menyimpulkan bahwa tempat penitipan anak berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental.

Bukan hanya meningkatkan kadar stres, tapi juga berpengaruh besar pada perkembangan otak dan mental si anak. Termasuk membuat mereka kesulitan menjalin hubungan dengan orang dewasa.

Akibat lainnya menurut Sigman, si kecil jadi lebih sering terkena penyakit ringan seperti pilek dan batuk, juga punya kecenderungan menderita penyakit jantung ketika dewasa nanti.

Namun beberapa pakar kesehatan sama sekali tidak setuju dengan kesimpulan Sigman. Dorothy Bishop, profesor perkembangan neuropsikologi di Oxford University mengatakan, ada bukti bahwa tempat penitipan memengaruhi kadar kortisol anak dalam jangka pendek, tetapi tidak ada bukti kalau bisa menyebabkan kerugian jangka panjang.

Dr Stuart Derbyshire, psikolog dari University of Birmingham, menambahkan bahwa anak-anak yang sering berada di penitipan anak mungkin memiliki tingkat kortisol yang lebih tinggi. Namun bukan karena stres, melainkan karena bermain dan berlarian terlalu sering. Pun Ben Goldcare yang mengatakan bahwa studi yang dilakukan Sigman hanyalah eksperimen individu, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Untuk penelitian, ilmuwan dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU) mengukur hormon stres kortisol lewat sampel air liur di pagi dan sore hari.

baca juga

Pada 112 balita usia satu tahun hingga 18 bulan, dari 85 pusat penitipan anak yang berbeda di enam kota, sekitar lima bulan setelah mereka mulai dititipkan. Hormon kortisol dapat mengindikasikan stres. Balita yang mengalami stres berlebih akan menunjukkan reaksi emosional berlebihan pula.

Berikut beberapa poin penting temuan terbaru yang diungkap peneliti:

Balita yang menghabiskan waktu lebih dari 8 jam di penitipan (waktu kerja normal orang tua) mengalami stres sepertiga lebih tinggi (sekitar 32 persen) dibanding anak yang ditinggal di rumah bersama pengasuh.

Balita yang kurang kompeten secara sosial dan tidak memiliki kemampuan bahasa yang baik juga menderita stres di penitipan.

Balita aktif dan mampu bersosialisasi yang dititip kurang dari 7 jam, tidak menunjukkan stres berarti.

Alasan balita mengalami stres adalah, merindukan orang tuanya akibat merasa terpisah, dan memiliki konflik tidak mengenakkan dengan anak-anak lain.

Efek jangka pendek dan panjangnya, balita jadi lebih pemalu di kemudian hari, tumbuh dengan perasaan mudah cemas, serta kurang mampu mengendalikan diri. Sebab stres di usia muda–yang dipengaruhi oleh hormon kortisol–mengubah perkembangan otak balita.

Umumnya kortisol memiliki ritme sama, mencapai tingkat tertinggi sekitar 30 menit setelah bangun tidur pagi. Kemudian menurun seharian dan semalaman. Namun, stres balita justru meningkat seharian selama ada di penitipan, dan baru turun setelah mereka sampai rumah.

Walau begitu, peneliti juga mencatat beberapa keterbatasan studi, sehingga perlu ditafsirkan secara bijak. Pertama, mereka tidak tahu apakah stres yang dialami balita dengan usia yang lebih kecil bisa berbahaya atau tidak. Kedua, studi masih perlu ditindaklanjuti dengan studi yang lebih besar untuk melihat kemungkinan lainnya, demikian dilansir Science Daily.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Putri Candrawathi akhirnya menyusul suaminya di penjara. Ia ditahan di Rutan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (30 September 2022).

Febri mengungkap rencana pengasuhan anak-anak kliennya, Ferdy Sambo. Hal ini merupakan konsekuensi dari kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh kliennya.

“Tadi saya sempat bahas juga, diskusi juga saat di rumah. Anak yang paling kecil akan dijaga selain oleh pengasuh juga akan dijaga oleh neneknya yang sekarang berumur 82 tahun,” ungkap Febri Diansyah di Bareskrim Polri, Jumat (30 September 2022). [BAB]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kena Mental! Kuwat Ma'ruf Tidak Kuat Hadapi Badai Sorakan dan Cercaan dari Publik: Supir Belagu

Kena Mental! Kuwat Ma'ruf Tidak Kuat Hadapi Badai Sorakan dan Cercaan dari Publik: Supir Belagu

Depok | Kamis, 06 Oktober 2022 | 07:50 WIB

Tersangka Pembunuh Brigadir J, Ferdy Sambo Telah Diserahkan Tim Penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan

Tersangka Pembunuh Brigadir J, Ferdy Sambo Telah Diserahkan Tim Penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan

Tangsel | Kamis, 06 Oktober 2022 | 06:33 WIB

Ferdy Sambo Cs dan Istri Hari Ini Akan Ditampilkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Ferdy Sambo Cs dan Istri Hari Ini Akan Ditampilkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Batam | Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 00:52 WIB

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:28 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:04 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:10 WIB