Harga Kian Terpuruk, Petani Musnahkan Tanaman Cabai yang Masih Produktif

Deli | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:31 WIB
Harga Kian Terpuruk, Petani Musnahkan Tanaman Cabai yang Masih Produktif
Harga cabai merah turun kecewakan petani. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Dalam seminggu terakhir, harga sejumlah kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Sumatera Utara masih menunjukkan tren penurunan. Harga cabai merah dan cabai rawit menjadi komoditas yang paling besar mengalami penurunan harga. 

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan mengacu pada PIHPS dalam seminggu terakhir, untuk di Kota Medan, harga cabai merah saat ini diperdagangkan dengan harga di kisaran Rp28 ribu per kg. 

Sementara untuk wilayah Sumatera Utara secara keseluruhan, harga cabai merah juga mengalami penurunan dari Rp44 ribuan per Kg, saat ini berada di kisaran Rp31.500 per Kg atau turun sebesar 28%. 

Sedangkan untuk harga cabai rawit di akhir pekan ini berada di harga Rp30.950 per Kg dari minggu sebelumnya dikisaran level Rp35.550 per Kg atau turun 13%. 

Di Kota Medan sendiri, harga cabai rawit saat ini diperdagangkan dikisaran Rp29.900 per Kg. Sejauh ini dua komoditas tersebut masih akan menjadi pemicu deflasi di wilayah Sumut. 

“Meski demikian, kita perlu mewaspadai potensi penurunan harga cabai selanjutnya,” ujar Gunawan Benjamin, Jumat (21/10/2022). 

Gunawan mengatakan, dari hasil pantauan di tingkat petani saat ini, harga cabai merah sudah menyentuh angka Rp13 ribu per Kg. Harga tersebut tentunya terbilang murah, khususnya setelah kenaikan harga pupuk dan pestisida serta harga BBM sebelumnya. 

“Dari hitungan saya, harga di tingkat petani itu harus bisa dipertahankan di atas Rp18 ribu per Kg. Setelah menghitung semua biaya input produksi dan upah tenaga kerja,” katanya. 

Hasil observasi di lapangan, menunjukkan bahwa sebagian petani di wilayah Deli Serdang sudah mencabut tanaman cabai. 

Luas areal tanaman cabai yang sudah dimusnahkan mencapai 50%. Padahal, rata-rata tanaman yang dimusnahkan itu masih produktif setidaknya hingga satu bulan mendatang. 

“Ini bukan pertanda bagus, karena petani yang terpaksa memusnahkan tanaman cabai tersebut tentunya akan membuat pasokan cabai terganggu nantinya,” ujar Gunawan.

Di sisi lain, pasokan cabai di wilayah Sumut diperkirakan akan tetap banyak hingga awal tahun depan. 

Dari pantauan di lapangan, sejumlah petani di beberapa wilayah memang tengah memasuki masa panen akhir.

Tapi, di beberapa titik lainnya justru masih baru mulai memasuki masa panen. Walau begitu, peluang harga cabai untuk menyentuh titik terendahnya masih cukup terbuka.

“Saya berharap titik terendah harga cabai di posisi saat ini. Dikisaran Rp28 ribuan per Kg di Kota Medan. Namun sayangnya sejumlah wilayah di pinggiran Kota Medan, justru harga cabainya sudah ada yang menyentuh harga Rp20 hingga Rp25 ribu per Kg. Jadi ini bukan indikasi yang bagus buat petani kita. Petani cabai akan diuji dengan harga cabai yang rendah di bulan ini, setidaknya hingga bulan depan,” tandas Gunawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wujudkan Kesejahteraan, BIN dan PMI Gelar Penanaman Perdana Jagung Hibrida

Wujudkan Kesejahteraan, BIN dan PMI Gelar Penanaman Perdana Jagung Hibrida

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Siasati Tingginya Harga Bahan Pangan, Mak Ganjar Tanam Ratusan Pohon Cabai di Lubang Buaya Jaktim

Siasati Tingginya Harga Bahan Pangan, Mak Ganjar Tanam Ratusan Pohon Cabai di Lubang Buaya Jaktim

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 05:43 WIB

Pilu, Video Petani Semangka Menangis Gara-gara Kebunnya Terendam Banjir Menjelang Panen

Pilu, Video Petani Semangka Menangis Gara-gara Kebunnya Terendam Banjir Menjelang Panen

Jatim | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:00 WIB

KUR Jadi Solusi Permodalan di Tengah Krisis Pangan Global

KUR Jadi Solusi Permodalan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:38 WIB

Karena Ini, DP3 Bantu Keluhan Petani di Balikpapan yang Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

Karena Ini, DP3 Bantu Keluhan Petani di Balikpapan yang Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

Kaltim | Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Harga Sawit Riau Naik Lagi, Ini Daftar Lengkap Sepekan ke Depan

Harga Sawit Riau Naik Lagi, Ini Daftar Lengkap Sepekan ke Depan

Riau | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:36 WIB

Sudah Hijrah dan Berjilbab, Ini 12 Rumah Novi Listiana Pedangdut Koplo yang Banting Setir Jadi Petani

Sudah Hijrah dan Berjilbab, Ini 12 Rumah Novi Listiana Pedangdut Koplo yang Banting Setir Jadi Petani

Entertainment | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:25 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:56 WIB

Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu

Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu

Malang | Selasa, 28 April 2026 | 13:55 WIB

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 13:55 WIB

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:53 WIB

Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman

Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 13:53 WIB

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:52 WIB

BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme

BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 13:50 WIB

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:50 WIB

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:47 WIB

Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran

Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:42 WIB