Analis Prediksi Harga Bitcoin Terus Merosot, Menuju US$16.000

Deli

Jum'at, 11 November 2022 | 13:32 WIB
Analis Prediksi Harga Bitcoin Terus Merosot, Menuju US$16.000
bitcoin. (ist)

Deli.suara.com - Harga kripto wahid, Bitcoin masih berpotensi alami penurunan, demikian analis veteran dan terkemuka di Twitter, Peter Brandt. Sebagaimana dilansir dari laporan U Today.

Analisis tersebut berdasarkan data sejak hari Minggu (6 November), harga Bitcoin merosot, yang kian didorong oleh sentimen buruk dari bursa kripto FTX pasca Binance mengumumkan akan melikuidasi kepemilikan token FTT mereka.

Kepanikan dan ketakutan tercipta di pasar, membawa gelombang jual tajam yang membawa harga BTC turun menjauh dari US$20.000 menuju US$16.000.

Berdasarkan historis pasar BTC, harga “telah terbiasa” jatuh sekitar 80 sampai 90 persen sebelum kembali bangkit dan reli untuk mencetak tertinggi sepanjang masa (ATH) baru.

Menarik dasar analisis teknikal tersebut, Brandt melihat harga Bitcoin berpotensi turun lagi mencapai US$13.800, jika mengalami penurunan 80 persen, dan mencapai US$10.350, jika mengalami penurunan 85 persen dari ATH terbaru.

Selain Brandt, analis dari JPMorgan pun melihat adanya peluang penurunan harga Bitcoin ke US$13.000 karena sentimen jual beberapa hari terakhir, didukung oleh masalah di FTX, yang memicu aksi jual masif karena investor merasa sangat ketakutan.

“Apa yang membuat fase baru deleveraging kripto yang disebabkan oleh runtuhnya Alameda Research dan FTX jadi lebih bermasalah adalah bahwa jumlah entitas dengan neraca yang lebih kuat, yang mampu menyelamatkan mereka yang memiliki modal rendah dan leverage tinggi, [telah] menyusut dalam ekosistem kripto,” ujar Pemimpin tim analis di JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou, dilansir dari Market Watch.

Namun, pandangan negatif dari beberapa analis di atas tampak telah coba dipatahkan oleh investor kripto saat data inflasi AS telah rilis.

The Block melaporkan bahwa, harga Bitcoin dan Ether (ETH) telah naik saat data inflasi AS turun ke 7,7 persen, lebih rendah dari ekspektasi pengamat.

baca juga

Data tersebut mengindikasikan bahwa The Fed kemungkinan tidak akan agresif dalam menaikkan suku bunga di bulan ini, sehingga selera risiko mulai tumbuh, uang besar mulai melirik kripto kembali.

“Pedagang suku bunga sekarang memperkirakan peluang 80 persen dari kenaikan 50 basis poin pada pertemuan Desember,” ungkap alat FedWatch CME.

Finbold melaporkan bahwa, berkat data inflasi yang merosot, kapitalisasi pasar Bitcoin kembali meningkat, mendapatkan tambahan US$15 milyar hanya dalam waktu 15 menit saja. Pasar aset digital mulai bersuka cita sejak Kamis malam (10 November). [BAB]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FTX Dicaplok Binance, Sam Bankman-Fried Hanya Bisa Minta Maaf ke Investor

FTX Dicaplok Binance, Sam Bankman-Fried Hanya Bisa Minta Maaf ke Investor

Deli | Jum'at, 11 November 2022 | 13:27 WIB

Simak Daftar Harga Mobil Listrik Rp 200 Jutaan Sebelum Toyota bZ4X Meluncur

Simak Daftar Harga Mobil Listrik Rp 200 Jutaan Sebelum Toyota bZ4X Meluncur

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 11:08 WIB

Palembang Hujan Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Diguyur Hujan Sampai Dini Hari

Palembang Hujan Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Diguyur Hujan Sampai Dini Hari

Sumsel | Jum'at, 11 November 2022 | 10:00 WIB

IHSG Bangkit ke Level 7.044, Pantau 8 Saham Ini

IHSG Bangkit ke Level 7.044, Pantau 8 Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 09:15 WIB

Terkini

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

×