Minta MK Usut Pihak yang Bocorkan Putusan Gugatan, Mahfud MD Malah Diminta Terima Kasih ke Denny Indrayana

Deli | Suara.com

Senin, 29 Mei 2023 | 16:02 WIB
Minta MK Usut Pihak yang Bocorkan Putusan Gugatan, Mahfud MD Malah Diminta Terima Kasih ke Denny Indrayana
Menko Polhukam Mahfud MD (Antara)

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman heran dengan permintaan Menko Polhukam Mahfud MD yang ingin Polri mengusut pihak yang membocorkan informasi kepada Denny Indrayana terkait klaim bahwa Pemilu 2024 akan diputuskan dengan sistem proporsional tertutup oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Menurut Benny, Mahfud seharusnya berterima kasih kepada Denny Indrayana, bukan malah mencoba untuk mengkriminalisasi dia.

Pernyataan itu disampaikan Benny melalui Twitter. Ia menanyakan mengapa Mahfud malah meminta polisi untuk menyelidiki Denny Indrayana.  Benny menyebut Mahfud sebagai 'corong rezim otoriter'.

"Pak Mahfud ini benar-benar sudah menjadi corong rezim otoriter. Mestinya harus berterima kasih kepada Pak Denny, bukan malah menginstruksikan Polri untuk kriminalisasi yang bersangkutan. Quo vadis Pak Mahfud, quo vadis domine?" kata Benny K Harman dalam cuitannya dikutip Senin (29/5/2023). 

Menurut Benny, Denny telah melakukan hal itu untuk mencegah MK membuat putusan yang bisa menyesatkan demokrasi Indonesia. 

Benny mengucapkan terima kasih kepada Denny karena telah berani menjadi juru bicara rakyat dan mengkritik Mahfud karena mencoba menggunakan polisi untuk mengkriminalisasi Denny.

"MK harus diawasi dan diperingatkan. Denny telah melakukan hal ini agar MK tidak membuat putusan yang sesat dan menyesatkan jalannya demokrasi kita. Terima kasih Bung Denny atas keberaniannya menjadi jubira, juru bicara rakyat. Prof Mahfud mau peralat polisi untuk kriminalisasi Denny? Mari kita semua berdoa agar pak polisi kuat dan berani menolak menjadi alat kekuasaan yang sewenang-wenang," lanjut Benny.

Sebagai anggota Komisi III DPR, Benny juga membahas tentang otoritas hukum. Menurutnya, lembaga-lembaga seperti Mahkamah Agung dan MK sudah tidak lagi independen di negara dengan sistem pemerintahan otoriter. Dia menyatakan bahwa lembaga peradilan dipaksa untuk melayani kepentingan rezim.

Dia juga membandingkan situasi saat ini dengan era Orde Lama dan Orde Baru, di mana hakim dan hakim agung di MA bekerja untuk mendukung revolusi demi demokrasi terpimpin. Dia mengklaim bahwa putusan hakim hanya berfungsi sebagai pengesahan kebijakan penguasa dan hakim hidup dalam ketakutan, tidak mampu melawan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD: Tak Perlu Risau Apapun Keputusan MK, yang Was-Was Nanti Parpol

Mahfud MD: Tak Perlu Risau Apapun Keputusan MK, yang Was-Was Nanti Parpol

| Senin, 29 Mei 2023 | 15:46 WIB

Soal Pembebasan Pilot Susi Air, Mahfud MD Tegaskan Internasional Tak Boleh Campur Tangan

Soal Pembebasan Pilot Susi Air, Mahfud MD Tegaskan Internasional Tak Boleh Campur Tangan

Sumbar | Senin, 29 Mei 2023 | 15:51 WIB

Kapolri Dalami Unsur Pidana Soal Isu Bocoran Putusan MK yang Disebar Denny Indrayana

Kapolri Dalami Unsur Pidana Soal Isu Bocoran Putusan MK yang Disebar Denny Indrayana

News | Senin, 29 Mei 2023 | 15:45 WIB

Heboh Denny Indrayana Bocorkan Isu MK Sahkan Pemilu Tertutup, Begini Reaksi KPU

Heboh Denny Indrayana Bocorkan Isu MK Sahkan Pemilu Tertutup, Begini Reaksi KPU

News | Senin, 29 Mei 2023 | 15:42 WIB

Golkar Waspada Proporsional Tertutup Berlaku di Pemilu 2024, Nurul Arifin: Jangan Sampai Ada Bajakan Demokrasi

Golkar Waspada Proporsional Tertutup Berlaku di Pemilu 2024, Nurul Arifin: Jangan Sampai Ada Bajakan Demokrasi

News | Senin, 29 Mei 2023 | 15:38 WIB

Terkini

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:46 WIB

Kim Do Hoon Diincar Jadi Pemeran Utama Film Fantasi-Sejarah Netflix Dochabi

Kim Do Hoon Diincar Jadi Pemeran Utama Film Fantasi-Sejarah Netflix Dochabi

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:45 WIB

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:42 WIB

Drama China yang Bikin Susah Skip Episode: Speed and Love

Drama China yang Bikin Susah Skip Episode: Speed and Love

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:25 WIB

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:25 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:15 WIB

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:08 WIB

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:04 WIB

Jejak Intelektual Buya Hamka: Menenun Pesan Persatuan Di Lembah Sungai Nil

Jejak Intelektual Buya Hamka: Menenun Pesan Persatuan Di Lembah Sungai Nil

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:00 WIB