Ketua Umum PSSI Erick Thohir terus berinovasi mengembangkan bakat-bakat sepak bola Indonesia. Terkini, ia disebut telah menjalin kesepakatan atau kerja sama dengan Presiden asosiasi sepak bola Argentina atau AFA, Claudio Tapia.
Dalam kerja sama itu disebut bakal segera direalisasikan. Erick Thohir mengungkapkan, jika dirinya sudah bertemu dan berbicara dengan Claudio Tapia serta para pengurus AFA.
Erick Thohir dan Claudio Tapia memiliki tujuan yang sama yakni memajukan persepakbolaan di negara masing-masing.
Di kedua negara yakni Indonesia dan Argentina, lanjut Erick Thohir, sama-sama menjadikan sepak bola sebagai olahraga paling digandrungi.
Untuk itu, Erick Thohir menyampaikan rencana untuk pembangunan pemain-pemain muda Indonesia kedepannya.
Hal itu dinilai penting karena Erick Thohir melihat banyak pemain muda Indonesia potensial namun kurang tergarap dengan maksimal.
Rencana kedua yang disampaikan oleh Erick Thohir adalah pembangunan pelatih-pelatih muda Indonesia agar memiliki kompetensi dan pengalaman yang lebih bagus serta profesional.
"Kami juga akan melanjutkan kerjasama antara kedua negara untuk pembangunan atlet usia muda dan pelatih-pelatih muda," ujar Erick Thohir.
Rupanya, Erick Thohir kepincut dengan cara Argentina membina generasi muda mereka, karena ada nama-nema besar seperti Alejandro Garnacho, Enzo Fernandez serta Julian Alvarez yang masih begitu muda namun sinar kebintangannya sudah benderang.
Dalam kesempatan tersebut Erick Thohir mengaku mendapatkan sarung tangan kiper Argentina Emiliano Martinez.
"Saya mendapatkan kejutan dari Presiden AFA dan kiper Timnas Argentina Emiliano Martinez. Bersama pemain lainnya, Martinez memberikan sarung tangan favoritnya untuk saya," lanjut Erick Thohir.
Jika rencana pembinaan generasi muda yang disampaikan Erick Thohir tersebut berjalan, maka pemain muda Indonesia bisa saja merumput di liga Argentina atau Amerika Latin.