Ini Sederet Kekurangan JIS yang Dinilai Belum Layak Jadi Venue Piala Dunia U-17

Deli

Senin, 03 Juli 2023 | 14:21 WIB
Ini Sederet Kekurangan JIS yang Dinilai Belum Layak Jadi Venue Piala Dunia U-17
Jakarta International Stadium. (Antara)

Jakarta International Stadium (JIS) dinilai mememiliki sejumlah kendala sehingga dianggap belum layak untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku terbuka dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyebutkan JIS bisa menjadi opsi alternatif untuk pertandingan Piala Dunia U-17.

Hal itu karena Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah dipakai konser Coldplay terlebih dahulu sebelum FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. 

Kendati demikian, Erick Thohir menyebutkan bahwa JIS masih memiliki beberapa kekurangan sehingga perlu direnovasi. Berikut ini kekurangan JIS yang dinilai belum layak langsung ditunjuk menjadi venue Piala Dunia U-17.

Akses Keluar Masuk Terbatas

Stadion yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini memiliki kekurangan, salah satunya  keterbatasan akses keluar masuk untuk para penonton yang dianggap bisa membahayakan.

Tak hanya itu, kekurangan stadion yang dibangun pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut adalah penggunaan rumput jahitan.

Erick menambahkan, untuk menyelesaikan berbagai kekurangan JIS tersebut, ia bersama dengan Penjabat Gubernur DKI Jakarta dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan meninjau langsung JIS agar memastikan kelayakan stadion tersebut sesuai dengan standar FIFA.

Tempat Parkir

baca juga

PSSI juga saat ini sedang menanti kehadiran FIFA untuk berkoordinasi tentang standarisasi dan pemilihan stadion penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia U-17.

Menanggapi adanya wacana pemerintah melakukan renovasi di JIS tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Arief Tedjo menegaskan renovasi yang dimaksud adalah menyempurnakan fasilitas seluruh opsi stadion di Indonesia.

Dito juga menyebut kekurangan JIS yaitu tempat parkir untuk pemain. 

Infrastruktur Belum Layak

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, stadion tersebut masih belum layak sepenuhnya secara infrastruktur.

Adapun infrastruktur yang dimaksud, yaitu area drop off tim, sampai dengan sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk pada bagian barat utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sindir Pemerintah, Loyalis: Jika Pakai Standar Politik, JIS Belum Layak karena Dibangun Era Anies

Sindir Pemerintah, Loyalis: Jika Pakai Standar Politik, JIS Belum Layak karena Dibangun Era Anies

Deli | Senin, 03 Juli 2023 | 13:53 WIB

Alasan Jepang Gembira Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Pede Juara?

Alasan Jepang Gembira Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Pede Juara?

Deli | Senin, 03 Juli 2023 | 11:04 WIB

Ternyata Ini Alasan Jepang Gembira Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

Ternyata Ini Alasan Jepang Gembira Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

Bola | Senin, 03 Juli 2023 | 09:14 WIB

Taruhan, Berani Enggak Bima Sakti Ngajak Markus Horison Latih Timnas U-17?

Taruhan, Berani Enggak Bima Sakti Ngajak Markus Horison Latih Timnas U-17?

Your Say | Senin, 03 Juli 2023 | 08:18 WIB

Terkini

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:35 WIB

Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026

Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:33 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang

Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:30 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti

Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:23 WIB

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam

Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam

Lampung | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:15 WIB