Baru-baru ini nama putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, menyita perhatian publik saat foto dirinya memakai kaos bergambar wajah calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo beredar di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Adi Prayitno mengatakan bahwa hal itu merupakan bahan untuk mencairkan suasana antara Jokowi dan PDIP
"Ini tentu akan menjadi bahan untuk mencairkan suasana politik yah. Terutama antara hubungan Jokowi dan PDIP," ungkapnya melalui wawancara di kanal Youtube SINDOnews yang diunggah, Jum'at (14/7/2023).
Menurutnya, hal ini sangat wajar mengingat hubungan antara Jokowi dan PDIP memang terendus sudah tidak harmonis.
"Karena dulu kan selalu dikait-kaitkan bahwa ada hubungan yang rada kurang oke, ada hubungan yang tidak harmonis antara Jokowi dan PDIP," katanya.
Apalagi, kata dia, kondisi bahwa hubungan tak baik Jokowi dan PDIP diperparah ketika interaksi Jokowi dan Prabowo semakin intens. Belum lagi acara makan-makan antara Gibran dan relawannya yang pernah berlangsung beberapa waktu lalu.
"Apalagi, misalnya ditambahi dengan gestur politik. Misalnya Jokowi, lebih banyak jalan-jalan dan menunjukan kemesraanya dengan Prabowo. Kemudian ada deklarasi dan makan bersama dengan Gibran dan relawannya, Kaesang juga pakai Prabowo Ssubianto lah kaosnya," kata Adi.
Adi juga mengatakan, hal itu menjadi heboh ketika kemudian Kaesang tiba-tiba menggunakan baju bergambar Ganjar Pranowo.
"Jadi ketika ini semua dibalikan kondisinya tiba-tiba menjadi heboh gitu yah," lanjutnya.
Baca Juga: Bakal Jadi Saingan Kaesang, Buni Yani: Calon Pemimpin Depok Harusnya Penghapal Al Quran
Ia menambahkan, hal lain yang mendasari suami Erina Gudono itu memakai kaos bergambar Ganjar adalah hanya Kaesang sendiri yang mengetahui alasannya. Meski begitu hal tersebut bebas dilakukan oleh Kaesang mengingat ia sendiri belum bergabung pada partai tertentu.
"Yang kedua, tentu hanya Kaesang sendiri lah yang tahu ke mana arah politiknya. Kalau melihat secara umum Kaesang kan belum berpartai," katanya.
Tetapi pada akhirnya, kata dia, aksi Kaesang tersebut tak lain merupakan sebuah upaya penetrasi dan pendekatan politik yang lebih jauh dari Jokowi.
Namun melihat hal tersebut, kemungkinan kedua putra Jokowi menjadi tim pemenangan Ganjar memungkinkan.
"Tapi bagi saya the end of the day-nya memang belakangan ada upaya-upaya untuk melakukan penetrasi dan pendekatan politik yang jauh lebih dalam dari warnanya Jokowi, misalnya Kaesang disebut sebagai bagian dari tim pemenangan, akan potensial Gibran jadi jubir juga," katanya.
"Dan bahkan Jokowi dalam banyak hal juga mulai menunjukan gesturnya yang sudah mulai sangat terbuka dan sangat nyaman dengan PDIP," katanya.