Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
Bank Syariah Indonesia (BSI)
  • Bisnis emas BSI melonjak lebih dari 100 persen dalam delapan bulan setelah resmi menjadi bank penyimpanan dan pembiayaan emas.
  • BSI menjawab tantangan aksesibilitas publik dengan transformasi digital, termasuk penyediaan 5.000 ATM/CRM di ruang publik.
  • Pada 2025, BSI berhasil meningkatkan dua juta nasabah baru dengan kelolaan sekitar dua ton emas bullion.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) atau BSI mencatat bisnis emas alami lonjakan 100 persen dalam waktu 8 bulan. Hal ini setelah BSI secara resmi menjadi bank penyimpanan dan pembiayaan emas atau bullion bank..

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengatakan kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki perseroan sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem dan juga izin sebagai bullion bank.

"Terbukti dalam kurun waktu 8 bulan terakhir sejak BSI mendapat license Bullion Bank, kenaikan bisnis emas melesat di atas 100 persen," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Cahyo mengatakan, berdasarkan riset yang dipelajari BSI, tantangan terbesar bank syariah saat ini adalah adanya keberadaan fisik sebagai bentuk kehadiran bank syariah di publik serta produk yang mudah diakses masyarakat secara universal.

Cicil emas BSI. [Ist]
Cicil emas BSI. [Ist]

Menjawab tantangan tersebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir BSI menyusun strategi transformasi digital di antaranya menyediakan 5.000 ATM/CRM di ruang publik, memperbanyak mesin EDC dan QR bekerja sama dengan merchant.

Kehadiran physical branch di tempat strategis adalah dalam rangka meningkatkan awareness melalui physical branch di tempat-tempat strategis serta masuk ke segmen retail yang notabene memiliki preferensi literasi syariah dalam pemilihan produk finansial.

"Dulu jarang ada kita melihat keterwakilan bank syariah di public place. Jika ada ATM ditempatkan di cabang. Sekarang mesin ATM BSI berlokasi di tempat-tempat umum atau pusat keramaian," katanya.

Langkah yang ditempuh BSI terbukti efektif. Bahwa Transformasi digital, penguatan kapasitas dan kapabilitas IT, peningkatan pemahaman dan inklusi produk syariah yang dapat diterima dan mudah seperti emas mampu mendorong kinerja perseroan tumbuh diatas industri.

Sepanjang tahun 2025, peningkatan nasabah mencapai 2 juta orang dengan kelolaan emas bullion sekitar 2 ton emas.

BSI masuk melalui produk yang lebih inklusif salah satunya emas. Emas menjadi salah satu instrumen keuangan syariah yang mudah, universal dan investasi jangka panjang yang aman sehingga mudah diterima masyarakat.

Selanjutnya Cahyo juga menyampaikan uniqueness BSI, tidak hanya transaksi finansial. BSI juga menyiapkan layanan sahabat sosial dan spiritual untuk nasabah yang ingin berbagi/donasi melalui program Kerjasama dengan LAZNAS.

Hal inilah yang menjadi pembeda bahwa bank syariah memberikan one stop solution baik finansial maupun solusi berbuat baik kepada sesama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Kustodian dan Kinerja Impresif Bank Bullion BSI Diakui Lembaga Internasional

Layanan Kustodian dan Kinerja Impresif Bank Bullion BSI Diakui Lembaga Internasional

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 15:03 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:00 WIB

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB