Tijjani Reijnders, gelandang asal Belanda dengan darah Indonesia, dikabarkan telah resmi bergabung dengan AC Milan dari klub AZ Alkmaar pada Sabtu (15/7/2023).
Kabar ini diumumkan oleh jurnalis dan pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, melalui cuitannya di Twitter.
Menurut Romano, AC Milan dan AZ Alkmaar telah mencapai kesepakatan verbal mengenai transfer Reijnders dengan biaya sebesar 20 juta euro ditambah dengan beberapa tambahan (add-ons).
Reijnders dijadwalkan akan menjalani tes medis sebelum kontraknya dengan AC Milan dapat dikonfirmasi secara resmi. Pemain ini merupakan gelandang yang diakui memiliki potensi dan telah menunjukkan kemampuannya di AZ Alkmaar.
"Tijjani Reijnders ke AC Milan, here we go! Kesepakatan lisan dengan AZ setelah €20 juta plus penawaran tambahan dikirim awal pekan ini," tulis Fabrizio Romano.
"Sepakat, pemain hanya menginginkan Milan – memahami tes medis telah dijadwalkan pada awal minggu depan."
Tijjani Reijnders sempat disebut merupakan incaran Shin Tae-yong dalam proyek naturalisasi para pesepak bola keturunan atau berdarah Indonesia.
Nama pemain yang membela AZ Alkmaar ini sempat disebut oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani seiring keputusan PSSI tak melanjutkan proses naturalisasi Kevin Diks dan Mees Hilgers.
Selama di AZ Alkmaar, Tijjani Reijnders merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang.
Ia lahir di Zwolle pada 29 Juli 1998 atau 23 tahun yang lalu. Adapun darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya didapatkan dari sang ibu yang merupakan orang Maluku.
Kiprah Reijnders di kancah sepak bola telah bermula sejak muda, di mana ia mengawali karier bersama tim muda FC Twente.
Hanya saja ia bermain di FC Twente hingga tim U-17 sebelum dilepas ke CSV ’28 dan bermain selama satu tahun sejak 2015 hingga 2016.
Pada 2016, Reijnders bergabung tim tanah kelahirannya. PEC Zwolle U-19 di mana ia lantas naik tingkat dan tampil di tim utama klub Eredivisie itu.
Di PEC Zwolle pun Reijnders hanya bermain satu tahun saja. Pada 2017, ia menyeberang ke tim U-21 AZ Alkmaar dan naik ke tim utama pada 2018.
Pada 2020, ia sempat dipinjamkan ke RKC Waalwijk selama enam bulan yakni sejak Januari hingga Juni. Setelahnya anak dari eks penyerang FC Zwolle, Martin Reijnders, ini kembali ke AZ Alkmaar dan bermain di tim utama.