Sosok Redho Tri Agustian menjadi sorotan nasional usai menjadi korban mutilasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Potongan tubuhnya ditemukan tersebar di lima titik berbeda sejak Rabu (12/7/2023) lalu.
Sebelum ditemukan termutilasi, mahasiswa UMY itu ternyata sempat dilaporkan hilang. Adalah Afriansyah, teman Redho, yang terakhir melihat mahasiswa asal Pangkalpinang masih hidup.
Apriansyah mengaku dirinya merupakan teman kos Redho. Ia menceritakan terakhir bertemu korban pada malam hari di warung yang terletak di dekat kos. Kala itu, ia memang sempat berbincang dengan Redho secara singkat.
Dalam pengakuannya, Apriansyah mengungkap bahwa Redho mengaku lapar setelah pulang dari rapat di kampus. Di warung itulah Redho kemudian membeli makan malam lalu membungkusnya, di mana momen itu Redho terlihat saksi masih dalam kondisi baik-baik saja.
Namun setelah pamit pulang, Apriansyah mengaku sudah tidak melihat Redho lagi, baik di kos maupun keesokan harinya.
Apriansyah pun menceritakan sifat Redho yang selama ini dikenal baik dan ramah kepada semua orang.
Sebelumnya, kabar hilangnya Redho menjadi viral setelah dibagikan oleh sebuah akun Facebook bernama Tosi Aja di grup Info Cegatan Jogja. Akun ini mengabarkan Redho hilang sejak Selasa (11/7/2023), sambil membagikan deskripsi Redho dan pakaian terakhir yang dikenakannya.
Sementara itu, Redho sempat terpantau kamera CCTV di kos-kosan sebelum hilang. Ia rupanya terlihat keluar kos seorang diri ke arah utara dengan berjalan kaki. Sejak itu, ia sudah tidak pernah kembali lagi dan kini dikabarkan menjadi korban mutilasi.
Baca Juga: Makin Populer, Jersey Marselino Ferdinan dan Sandy Walsh Dipajang di Kantor KBRI Brussels