Apa itu Yandex? Mesin Pencari Buatan Rusia yang Sukses Saingi Google

Deli | Suara.com

Selasa, 25 Juli 2023 | 07:30 WIB
Apa itu Yandex? Mesin Pencari Buatan Rusia yang Sukses Saingi Google
Tampilan Yandex (Yandex)

Apa itu Yandex? benarkah mesin pencari Yandex berhasil menyaingi bahkan mengalahkan mesin pencari Google? Berikut adalah ulasan tentang apa itu Yandex.

Yandex adalah perusahaan internet multinasional yang berasal dari Rusia. Seperti Google, Yandex sebagai perusahaan teknologi terbesar di Rusia juga menawarkan berbagai jenis produk dan layanan.

Perusahaan ini memiliki banyak produk yang berkaitan dengan teknologi dan internet, akan tetapi salah satu yang terkenal dan jadi perbincangan belakangan ini adalah Yandex.

Perusahaan yang membawahi Yandex melakukan IPO pada tahun 2011 dan sekarang diperdagangkan secara publik di NASDAQ di AS, dengan simbol ticker YNDX.

Tentang Apa Itu Yandex dan Google

Secara garis besar, Yandex merupakan mesin pencari paling populer di Rusia, bahkan popularitasnya mengalahkan Google, setidaknya untuk wilayah Rusia.

Tapi hal tersebut wajar, sebab Yandex memberikan fitur yang mirip dengan Google.com. Ketika kamu mengakses Yandex.com, maka kamu akan disuguhi laman yang tampak sederhana tapi kaya fitur.

Di sana, ada kolom pencarian yang ketika kamu mengetikan kata kunci dan menekan enter, maka kamu akan melihat halaman hasil pencarian dengan sekumpulan tautan biru, URL, dan deskripsi.

Bergantung pada kueri penelusuran, kamu mungkin juga melihat gambar, video, dan jenis hasil penelusuran lainnya. Ini mirip dengan apa yang ditampilkan oleh mesin pencari Google.

Ujicoba Yandex versi Suara.com

Suara.com mencoba melakukan penelusuran dengan mesin pencari Yandex.com. Hasilnya, mesin pencari ini menampilkan URL dan hasil yang mirip dengan apa yang ditampilkan Google.com.

Hanya saja, URL dan hasil pencarian yang diberikan Yandex tidak sebanyak Google, bahkan cenderung hanya informasi dasarnya saja.

Ini berbeda dengan Google yang apabila kita mengetikan satu keyword, maka akan ada banyak sekali hal yang berhubungan dengan keyword yang ditampilkan.

Menariknya, jika kamu tidak puas dengan hasil yang diberikan oleh mesin pencari Yandex, ada tombol pencarian di Google dan Bing di bagian bawah setiap halaman hasil pencarian.

Pangsa pasar pencarian Yandex

Seperti disebutkan di atas, Yandex adalah mesin pencari terpopuler di Rusia dengan pangsa pasar 48,79%, dibandingkan dengan Google yang hanya mencapai 47,88% saja.

Menurut Similarweb , Yandex.ru juga merupakan satu-satunya situs web yang paling banyak dikunjungi di Rusia. Namun, Yandex juga sangat populer di banyak negara selain Rusia.

Ini termasuk banyak negara di Commonwealth of Independent States, sebuah organisasi dari banyak negara yang dulunya merupakan bagian dari Uni Soviet.

Berikut adalah beberapa keunggulan yang dapat menjelaskan mengapa Yandex lebih populer daripada Google di Rusia.

1. Dirancang untuk bahasa Rusia

Yandex ini menjadi mesin pencari yang dirancang khusus dengan bahasa Rusia. Inilah yang menyebabkan beberapa orang Rusia merasa nyaman menggunakan Yandex.

Dalam bahasa Rusia, setiap kata dapat memiliki hingga 20 infleksi berbeda dan kata benda memiliki hingga 3 jenis kelamin berbeda. Nantinya, ini akan memengaruhi kata lain dalam sebuah kalimat. 

Karena kerumitan bahasa Rusia ini, Google terkadang keliru dalam mengejawantahkan tulisan Rusia. Jadi, Yandex akan sangat cocok untuk mereka para native.

Karena Yandex dirancang khusus untuk bahasa Rusia, Yandex memberikan keuntungan yang signifikan dalam menafsirkan berbagai makna dan konteks kueri penelusuran dalam bahasa Rusia.

2. Portal dan ekosistem

Beranda Yandex.ru lebih dari sekadar kotak pencarian. Ini juga merupakan portal web yang menyediakan berita, prakiraan cuaca, dan akses cepat ke layanan Yandex lainnya seperti surat dan peta. Ini berarti bahwa orang membuka situs untuk lebih banyak tujuan daripada menelusuri web.

Selain itu, semua produk dan layanan Yandex digabungkan untuk membuat ekosistem yang terintegrasi dengan baik. Tidak banyak alasan untuk menggunakan layanan Google jika Anda memiliki layanan efektif yang dioptimalkan untuk bahasa Rusia ini.

3. Android memberi pengguna opsi untuk memilih Yandex

Dalam kesepakatan yang terjadi pada tahun 2017, Google setuju untuk berhenti menjadikan pencarian Google sebagai mesin pencari default di Android di Rusia.

Sebagai gantinya, mereka sekarang memberi pengguna opsi untuk memilih mesin telusur default, seperti Yandex, ketika menyiapkan perangkat di awal.

Perubahan ini menyebabkan pertumbuhan pangsa pasar yang cepat untuk Yandex karena banyak pengguna Rusia mulai memilihnya daripada Google.

Itulah beberapa informasi tentang Yandex yang mungkin sedang kamu cari. Mau pindah ke Yandex apa setia bareng Google nih?

Kontributor : Damai Lestari 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Google Genesis, Teknologi AI untuk "Bantu" Jurnalis Bikin Artikel

Mengenal Google Genesis, Teknologi AI untuk "Bantu" Jurnalis Bikin Artikel

| Sabtu, 22 Juli 2023 | 10:17 WIB

Perbandingan Google Bard vs ChatGPT, Duel Chatbot AI Tercanggih

Perbandingan Google Bard vs ChatGPT, Duel Chatbot AI Tercanggih

| Senin, 17 Juli 2023 | 12:11 WIB

Cara Pakai Google Bard, Chatbot AI Saingan ChatGPT

Cara Pakai Google Bard, Chatbot AI Saingan ChatGPT

| Senin, 17 Juli 2023 | 12:07 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:02 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:55 WIB

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB