Polisi Masuk Skuad Pemain Timnas Indonesia? Mungkin Ini Keuntungan yang Didapat

Deli | Suara.com

Kamis, 27 Juli 2023 | 10:12 WIB
Polisi Masuk Skuad Pemain Timnas Indonesia? Mungkin Ini Keuntungan yang Didapat
Eks Timnas Indonesia U-23 mengikuti pendidikan kepolisian. ((Twitter/@faktabola))

Keputusan sejumlah pemain Timnas Indonesia U-20 untuk bergabung menjadi anggota polisi telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola

Beberapa dari mereka bahkan mendapat hujatan atas keputusan tersebut. Meskipun begitu, keputusan ini menawarkan beragam keuntungan bagi para pemain yang memilih jalur ganda ini.

Kesembilan pemain yang memutuskan untuk menjadi anggota polisi adalah Kakang Rudianto (Persib Bandung), Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Frengky Missa (Persikabo 1973), Ginanjar Wahyu (Arema FC), dan Ananda Raehan (PSM Makassar). Selain itu, ada pula Dimas Julio Pamungkas (Bhayangkara FC), Muhammad Faiz Maulana (Bhayangkara FC), Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC), dan Rabbani Tasnim Siddiq (RANS Nusantara FC).

Kini, kesembilan pemain ini tengah menjalani pelatihan intensif selama lima bulan ke depan untuk mencapai tujuan mereka menjadi anggota Kepolisian.

Meskipun menerima kritik dari beberapa suporter dan netizen yang meragukan keberanian mereka dalam mengejar karier sepak bola, ada banyak alasan mengapa pemain sepak bola memilih jalur ganda sebagai anggota polisi.

Sebagai anggota polisi, para pemain tidak hanya akan memiliki stabilitas finansial dari gaji bulanan sebesar Rp 2-6 juta, bergantung pada pangkat dan golongan. 

Mereka juga berhak atas tunjangan hidup dan insentif dari pemerintah, yang memberikan tambahan penghasilan bagi mereka.

Selain itu, sebagai polisi, mereka memiliki kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban.

Namun, keputusan untuk menjadi anggota polisi tidak menghalangi para pemain untuk tetap mengembangkan karier mereka di dunia sepak bola. 

Banyak pesepak bola profesional yang juga sukses bermain di kompetisi sepak bola Indonesia sambil tetap menjalani tugas mereka sebagai polisi. 

Setelah pensiun dari sepak bola, anggota polisi ini memiliki pekerjaan lain yang dapat mereka andalkan.

Tak hanya itu, menjadi anggota polisi juga membuka peluang bagi para pemain untuk meraih karier cemerlang. 

Dengan dedikasi yang tinggi dan kinerja yang baik, naik pangkat menjadi hal yang dapat mereka raih di dalam instansi Kepolisian.

Kesempatan ini memberikan potensi bagi mereka untuk mencapai karier terbaik baik di dunia olahraga maupun di dalam tubuh Kepolisian.

Pilihan karier ini juga memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Lanka Ikut Babak Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan

Sri Lanka Ikut Babak Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan

Bola | Kamis, 27 Juli 2023 | 09:57 WIB

Sama-sama di Liga Korea, Capaian Asnawi dan Bintang Malaysia Sangat Berbalik

Sama-sama di Liga Korea, Capaian Asnawi dan Bintang Malaysia Sangat Berbalik

Your Say | Kamis, 27 Juli 2023 | 09:56 WIB

Tak Punya Mental Kuat, 9 Pemain Termasuk Arkhan Kaka Dipulangkan dari Seleksi Timnas Indonesia U-17

Tak Punya Mental Kuat, 9 Pemain Termasuk Arkhan Kaka Dipulangkan dari Seleksi Timnas Indonesia U-17

| Kamis, 27 Juli 2023 | 09:15 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB