Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan tanggapannya soal media Vietnam yang terus menyoroti Timnas Indonesia belakangan ini.
Erick Thohir nampak bertindak tegas pada segala hal yang mengganggu Timnas Indonesia, terlebih dalam persiapan menghadapi Piala Dunia dan Piala Asia.
Seperti media sepak bola asal Vietnam, yang kerap menyentil persiapan Timnas Indonesia dalam Pra Piala Dunia dan Piala Asia 2023.
Media Vietnam tersebut menyoroti Timnas Indonesia yang terus melakukan penambahan pemain naturalisasi sejauh ini.
Melansir dari Denpasar.Suara.com, media Vietnam Soha.vn menyebut Timnas Indonesia menambah pemain naturalisasi untuk menghadapi Timnas Vietnam.
Terutama Timnas Indonesia yang bersiap untuk menghadapi tim berjuluk Golden Star Warriors di dua turnamen besar yakni Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Timnas Indonesia menambah banyak pemain naturalisasi untuk bertemu dengan tim Vietnam di turnamen besar," tulis Soha.vn dikutip dari bolatimes.com Kamis (03/08/2023).
Bahkan yang terbaru, media Vietnam Soha. Vn dilansir dari Tiktok Timnas Info, meremehkan timnas Indonesia dan menyebut anak asuh Shin Tae-yong bakal jadi lumbung poin untuk timnas Vietnam.
"Jika anda mendapatkan banyak poin melawan dua lawan ini, pintu untuk melangkah ke babak selanjutnya akan terbuka untuk Timnas Vietnam,” tulis Soha.vn.
Tanggapan Erick Thohir
Seolah menjawab sorotan media Vietnam tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut bahwa media-media tetangga saat ini berisik dengan kemajuan sepakbola Indonesia.
Dilansir dari Tiktok @sugandi_2707, Erick Thohir mengungkapkan perhatiannya terhadap keaktifan media negara tetangga dalam memantau perkembangan Timnas Indonesia.
Erick Thohir juga mengkritik bahwa media-media negara tetangga tersebut terlalu berisik dan takut terhadap prestasi Timnas Indonesia.
"Lihat dong media negara tetangga udah berisik banget sekarang, Artinya apa? Takut, Alhamdulillah, yang tadinya dicuekin sekarang takut" ungkap Erick Thohir.
Itulah tanggapan Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI terhadap sindiran media Vietnam pada perkembangan Timnas Indonesia.