Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka suara mengenai peluang dirinya menjadi calon wakil presiden atau cawapres pendamping Prabowo Subianto. Hal ini dikatakan saat menanggapi cuitan pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Awalnya, Jhon Sitorus lewat akun @Miduk17 tampak membandingkan peluang Gibran dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres. Menurutnya, sosok Gibran tidak akan meniru langkah prematur AHY dengan tergoda jabatan cawapres.
"Gibran paham, tak mau terlalu prematur seperti AHY. Konsisten di bawah, tuntaskan amanah, selesaikan visi dan misi," cuit Jhon Sitorus seperti dikutip pada Jumat (11/8/2023).
"Godaan jabatan wapres diusia muda memang menggiurkan, tapi Gibran paham jika dirinya akan akan jadi alat oleh Prabowo," lanjutnya.
Tak disangka, seorang waganet mengomentari cuitan Jhon Sitorus dan menyatakan setuju jika Gibran menjadi cawapres Prabowo. Hal itu pun langsung dibalas tegas oleh Jhon Sitorus.
"Setuju kalau Gibran jadi cawapres Prabowo, cocok," komentar warganet dengan nama akun @AlfaRez76789551.
"Gibran tak sebodoh itu," sahut Jhon Sitorus membalas.
Ternyata, pembelaan Jhon Sitorus kepada Gibran itu dikomentari langsung oleh Mas Wali. Alih-alih berterima kasih sudah dibela, Gibran malah mengaku dirinya memang bodoh.
Putra Presiden Jokowi ini juga meminta semua pihak untuk tenang dan tidak perlu panik mengenai isu dirinya menjadi cawapres.
Baca Juga: Afgan Sleepwalking Setiap Malam, Makan hingga Bersih-bersih, Inilah Kisah Aneh yang Terjadi
"Saya bodoh kok. Tenang saja," kata Gibran membalas cuitan Jhon Sitorus.
Sontak cuitan pemimpin Kota Solo itu menuai atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, respons Gibran itu telah dibaca 10 ribu kali dan mendapatkan beragam komentar ledekan dari warganet.
"Tak sebodoh itu: cawapres (tidak). Saya bodoh: cawapres (iya)," tulis warganet.
"Waduh susah tenang kalau ada nepotisme sama dinasti, mas," sindir warganet.
"Ojo tenang-tenang ae, lik. Bodoh kok yo jadi wali kota," tambah yang lain.
"Bagus kalau menyadari bodoh," komentar warganet.