Manchester City baru-baru ini mengalami tiga kekalahan beruntun di kompetisi domestik, dan dua di antaranya terjadi di Premier League. Performa mereka di lapangan jauh dari yang diharapkan, dan skuad asuhan Josep Guardiola tampaknya sedang berjuang keras untuk menemukan bentuk terbaik mereka.
Pada hari Minggu (8/10/2023), Manchester City harus menerima kekalahan tipis dengan skor 0-1 saat mereka berkunjung ke Emirates Stadium, markas dari rival tradisional mereka, Arsenal. Hasil ini tentunya menjadi pukulan telak karena Arsenal adalah saingan langsung di papan atas klasemen.
Pertandingan tersebut tidak berjalan sesuai dengan harapan Manchester City. Mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang 90 menit, hanya mampu melepaskan satu tembakan yang mengancam gawang lawan.
Kendala utama terletak pada lini tengah Manchester City yang sering kehilangan bola dalam duel-duel perebutan bola. Gelombang serangan yang biasanya mematikan dari tim ini tidak terlalu mengancam, dan para pemain Arsenal dapat mengendalikan permainan dengan relatif mudah.
Salah satu asumsi yang muncul adalah bahwa absennya Rodri selama beberapa pekan terakhir memiliki dampak besar pada permainan Manchester City. Rodri dikeluarkan kartu merah langsung dalam pertandingan melawan Nottingham Forest pada akhir September 2023. Insiden tersebut terjadi ketika Rodri tidak dapat mengendalikan amarahnya terhadap pemain lawan, Morgan Gibbs-White.
Tindakan kasar yang dilakukan Rodri, yaitu mengalungkan kedua tangannya di leher Gibbs-White, membuat wasit segera mengeluarkan kartu merah tanpa ragu. Hukuman tersebut tidak hanya berhenti pada kartu merah, tetapi juga melibatkannya dalam sanksi larangan bermain. Oleh karena itu, Rodri tidak dapat berpartisipasi dalam pertandingan melawan Arsenal.
Ketidakhadiran Rodri menjadi masalah yang lebih besar mengingat Manchester City sudah kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera. Kevin De Bruyne, yang merupakan salah satu pemain kunci dalam skuad, telah absen cukup lama akibat cedera. Bahkan John Stones, yang tampil gemilang musim lalu, baru-baru ini pulih dari cedera.
Dalam pertandingan melawan Arsenal, Guardiola terpaksa menempatkan Bernardo Silva sebagai gelandang sentral, posisi yang bukan merupakan posisi utamanya. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Manchester City terlalu mudah kehilangan bola dan akhirnya menderita kekalahan.
Dengan kondisi ini, Manchester City harus segera menemukan kembali bentuk terbaik mereka jika mereka ingin mempertahankan ambisi mereka dalam meraih gelar juara di musim ini. Guardiola dan timnya perlu mencari solusi untuk mengatasi masalah di lini tengah dan memaksimalkan potensi pemain yang tersedia untuk meraih kembali kesuksesan mereka.
Baca Juga: 5 Hal yang Terjadi Pada Tubuh saat Keracunan Sianida, Ada pada Wayan Mirna?