Sosok penyerang Bali United mendadak bikin heboh setelah mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Kamboja untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Padahal, ia selama ini dikenal sebagai pemain yang lahir di Kamerun.
Kabarnya, pemain berusia 31 tahun ini bakal memperkuat Timnas Kamboja karena sudah menjalani proses naturalisasi.
Perlu diketahui, sebelum mengadu nasib di Indonesia, Privat Mbarga merupakan salah satu pemain asing yang punya kiprah mentereng di Liga Kamboja. Sebelum bergabung dengan Bali United, dia memang sudah terlebih dahulu bermain di Negeri Angkor itu.
Bahkan, dia sukses dua musim berturut-turut merebut label sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Kamboja, yakni pada musim 2019 dan 2020. Setelah itu, dia sempat gagal meraih prestasi ini pada 2021.
Padahal, ketika itu dia sudah mencetak 21 gol dalam semusim. Meski gagal merebut gelar top scorer, Privat Mbarga tetap berhasil mendapatkan anugerah sebagai pemain terbaik Liga Kamboja 2021 setelah membawa timnya, Svay Rieng, meraih peringkat kedua.
Berbagai prestasi mentereng itulah yang membuat pecinta sepak bola Kamboja kagum dengan kiprah Privat Mbarga. Mereka mendorong pemerintah untuk memberikan kewarganegaraan Kamboja agar bisa menjadi pemain naturalisasi.
Sebelum Privat Mbarga, Kamboja sempat menaturalisasi pemain asal Jepang, Yudai Ogawa. Pemain yang mulai berkarier di Kamboja pada 2018 ini mendapat status sebagai warga negara Kamboja setelah bermain apik bersama Phnom Penh Crown FC.
Selanjutnya, nama Privat Mbarga kabarnya akan segera menyusul. Jurnalis dan komentator sepak bola Kamboja, Oan Saonat, juga sudah memberikan bocoran serupa terkait statis Privat Mbarga.
“Striker asing Bali United, Privat Mbarga, akan diperkenalkan sebagai warga negara Kamboja dan bergabung dengan tim sepak bola Kamboja,” tulis Oan Saonat.
Baca Juga: Debut Pemanggilan Timnas, Mampukah Hokky Caraka Bersaing di Lini Serang?
“Dia bermain di Kamboja sejak 2013 dengan Boeung Ket dan menghabiskan bertahun-tahun bersama klub Kamboja seperti Phnom Penh, Angkor Tiger, Nagaworld, Phnom Penh Crown FC, BBU,” tambahnya.
Selain itu, manajemen Bali United juga sudah mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima surat pemanggilan pemain dari Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC).
Dia mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Kamboja pada putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Pakistan.