Pelatih Shin Tae-yong telah mematahkan kritik keras juru taktik kawakan asal Portugal, Jose Mourinho yang menyebut Timnas Indonesia tidak memiliki potensi spesial.
Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, skuad Garuda telah menunjukkan perkembangan pesat yang mencerminkan adanya potensi yang dimiliki Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.
Pada 2023, ketika Jose Mourinho melatih Chelsea, ia menghadapi Indonesia All Stars yang mayoritas anggotanya adalah pemain dari tim nasional Indonesia, seperti Ahmad Bustomi dan Andik Vermansyah.
Chelsea menang besar dengan skor 8-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Setelah pertandingan, Mourinho mengkritik permainan Timnas Indonesia.
"Jika Indonesia tidak punya potensi spesial, maka bermain lah dengan penuh kegairahan yang besar dan kebanggaan," kata Jose Mourinho di SUGBK pada 25 Juli 2013 lalu.
Namun, dalam kurun waktu 10 tahun, Timnas Indonesia di bawah kendali Shin Tae-yong telah membuktikan diri dan menunjukkan perkembangan yang signifikan, yang setidaknya dapat membantah kritik keras yang pernah disampaikan oleh Mourinho.
Meskipun belum meraih prestasi yang nyata, permainan Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong telah mengalami peningkatan pesat, dan mereka mampu bersaing dengan negara-negara yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi.
Shin Tae-yong telah membantu meningkatkan peringkat FIFA Indonesia dari posisi 170-an ke peringkat 147 dunia. Selain itu, dia berhasil membawa tiga kelompok usia nasional, yakni U-20, U-23, dan tim senior, untuk lolos ke Piala Asia.
Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong juga berhasil menghadapi lawan-lawan uji coba yang kuat, seperti Curacao, Palestina, Turkmenistan, dan bahkan juara dunia Argentina.
Baca Juga: Bali United vs Persebaya: Teco Menolak Label Awal Musim yang Buruk
Prestasi terbaru mereka adalah lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah mengalahkan Brunei Darussalam dengan agregat 12-0 dalam dua leg.
Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong akan melanjutkan persiapan mereka untuk putaran kedua, di mana mereka akan bersaing dalam Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.
Mereka akan menghadapi Irak pada pertandingan pembuka grup pada 16 November mendatang.