SUARA DENPASAR – Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra memberikan perintah atau arahan agar seluruh jajaran menindak tegas segala bentuk judi. Hal itu disampaikan pula melalui media sosial Polda Bali. Namun, komentar netizen begitu tak terduga. Mereka bilang prettt!. Seperti bunyi kentut.
Itu seperti terpantau SuaraDenpasar dari postingan Polda Bali di Instagram @poldabali. Dalam postingan tersebut menyebut arahan Kapolda Bali Irjen Bali Irjen Pol Jayan Danu Putra kepada seluruh jajaran agar tindak tegas terhadap segala kejahatan.
Pada poster terlihat foto Kapolda Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, dan bertuliskan “Saya tidak tegas segala bentuk perjudian (online & konvensional), kejahatan jalanan, illegal mining, illegal logging, penyalahgunaan BBM dan LPG untuk menjaga kondisifitas G20."
Kemudian ada caption dengan tulisan hampir sama seperti ini:
“Arahan Kapolda Bali kepada seluruh jajaran agar tindak tegas terhadap segala bentuk perjudian (online dan konvensional), kejahatan jalanan, illegal mining, illegal logging, penyalahgunaan BBM dan LPG, untuk menjaga kondusifitas menjelang G20 demi terwujudnya Bali yang Shanti dan Jagadhita,” demikian caption dalam unggahan di Instagram Polda Bali pada 21 Agustus 2022 lalu.
Unggahan yang sama juga ada di Facebook Humas Polda Bali. Namun, unggahan di Instagram mendapat ratusan like, dan puluhan komentar. Sedangkan di Facebook, hanya ada satu komentar.
“Astungkare.. semoga terwujud Bali aman dan damai..” kata akun Hab**.
Satu komentar itu hanya dijawab oleh akun Humas Polda Bali berupa tiga emoticon mencakupkan tangan atau panganjali. Artinya semoga.
Namun, postingan serupa di medsos Instagram mendapat komentar yang lebih ramai. Komentar para warganet atau netizen banyak pedas-pedas. Sarkastis hingga sinis.
Baca Juga: Kapolri Ancam Copot, Polres Badung Tangkap 10 Pengepul Judi Togel Kelas Teri
“Semoga beneran TEGAS dan ada bukti.....TAJEN masih marak di BALI sampai ke pelosok-pelosok desa bahkan sampai dibuatkan tempat bagus dan aman-aman aja gak terjamah oleh aparat penegak hukum (polisi)...padahal lokasi di pinggir jalan ramai smpe parkiran banyak memakan bahu jalan dalam sekali gelar tajen......” kata @erw******
“Terus selesai G20 kendor lagi gitu,” tohok made_art****** agak bertanya sinis.
“Beneran? Yakin?” kata @ngrhsa**** agak sinis.
“Yang jadi pertanyaan, kenaapa baru sekarang?” kata @dea_***
“Di Bali keras sabung ayamnya,” ujar @gali*********
“Baru bangun, Pak.. gara2 si ambooo,” sindir @jungde_cah****.
Kata ambo mungkin maksudnya Irjen Pol Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri yang saat ini jadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Selain itu, ada juga rumor soal Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo.
“Jangan cuma yang kecil-kecil ditangkap,,,Bandar juga ditangkap. Sebenarnya polisi sudah tahu itu,” jelas @hek******
“Buktikan..” timpal @rhyn*****
Dan masih banyak lagi komentar pedas. Namun, yang mengejutkan ada satu komentar bikin tertawa. Itu datang dari akun @maym****
“Prettt. ube sing percaya tiang, Pak,” kata @maym**** menohok. Maksudnya, sudah tidak percaya saya, Pak.
Walau begitu, ada juga sejumlah komentar yang cukup bersahabat. Contohnya adalah di bawah ini:
“Salut, semoga berkelanjutan (emoticon hati),” kata @dwsta***
“Salut...salut...salut mulai detik ini dan seterusnya,” tukas @dewada****.
Arahan Kapolri
Arahan Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra ini melanjutkan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dua hari sebelumnya. Pada 19 Agustus 2022 lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memang memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk menindak tegas segala bentuk perjudian.
"Beberapa hal yang menjadi catatan, yang namanya perjudian apapun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online, semuanya harus ditindak. Saya ulangi yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan segala macam bentuknya harus ditindak," kata Listyo Sigit Prabowo.
Lebih lanjut, Kapolri pun mengancam akan menindak tegas bawahannya yang membiarkan perjudian marak, apalagi menjadi backing perjudian.
"Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya ndak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu Direktur, apakah itu Kapolda saya copot. Demikian juga di Mabes juga sama, tolong betul-betul diperhatikan," pungkas Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (*)