Jasa Raharja dan Polri Kompak Minta Hapus Bea Balik Nama dan Pajak Progresif Kendaraan

Suara Denpasar | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:16 WIB
Jasa Raharja dan Polri Kompak Minta Hapus Bea Balik Nama dan Pajak Progresif Kendaraan
Pelayanan Samsat di Bali. Saat ni ada desakan agar bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB-2) dan pajak progresif dihapus. (Bapenda.baliprov.go.id)

SUARA DENPASAR - PT Jasa Raharja dan dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meminta agar pemerintah menghapus bea balik nama kendaraan bermotor bekas (BBNKB-2) dan pajak progresif kendaraan. Penghapusan BBN-2 dan pajak progresif ini diharapkan masyarakat lebih tertib bayar pajak. 

Dirut Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono menyebut sejatinya Kemendagri sudah meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menghapus Pajak Progresif dan BBNKB-2. Katanya, ini salah satu bentuk relaksasi tahapan implementasi Pasal 74 UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait penghapusan data kendaraan yang menunggak pajak selama 2 tahun.UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait penghapusan data kendaraan yang menunggak pajak selama 2 tahun.

Kata dia, dengan penghapusan pajak progresif kendaraan dan BBNKB-2, kebijakan masyarakat diharapkan akan lebih disiplin dan tergugah mengurus administrasi kendaraan sekaligus membayar pajak kendaraannya. 

Dia mengatakan, dengan taat administrasi dan bayar pajak kendaraan, masyarakat pemilik kendaraan juga ikut berkotribusi dalam perlindungan negara melalui Jasa Raharja. Sekadar diketahui, saat bayar Samsat, masyarakat juga membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau.  

“Kebijakan penghapusan pajak progresif BBNKB-2, dilakukan untuk mempermudah balik nama atas kepemilikan kedua yang juga tentu supaya masyarakat lebih tertib administrasi kendaraan bermotor,” jelas Rivan dilansir dari NTMC Polri, Selasa (23/8/2022).

Sedangkan Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus sepakat dengan usulan penghapusan BBNKB-2 dan pajak progresif. Dia mengatakan tujuan dua hal itu untuk menertibkan data kepemilikan kendaraan dan memberikan stimulus kepada masyarakat agar semakin patuh bayar pajak.

"Kami usulkan agar bea balik nama ini dihilangkan. Kenapa dihilangkan? Biar masyarakat ini mau semua bayar pajak," kata Yusri Yunus, Kamis (25/8/2022).

Yusri pun menjelaskan, menurut data yang pihaknya peroleh, salah satu alasan banyak orang tak bayar pajak kendaraannya lantaran biaya bea balik nama yang mahal. Yakni saat membeli kendaraan bekas, pembeli enggan mengganti identitas kepemilikan kendaraan karena biaya yang mahal.

Di samping itu, lanjut dia, pihaknya mengusulkan penghapusan pajak progresif, karena melihat banyak pemilik kendaraan asli memakai nama orang lain dalam data kendaraan untuk menghindari pajak progresif. Juga ada pemilik kendaraan yang menggunakan nama perusahaan agar menghindari pajak kendaraan. 

"Pajak untuk PT itu kecil sekali, rugi negara ini. Makanya kita usulkan pajak progresif dihilangkan saja sudah, biar orang yang punya mobil banyak itu senang, nggak usah pakai nama PT lagi cuma takut aja bayar pajak progresif," terangnya. (PMJNews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buruh Bangunan Tewas di Dasar Sumur 20 Meter di Nusa Dua

Buruh Bangunan Tewas di Dasar Sumur 20 Meter di Nusa Dua

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:59 WIB

Dari Bali, Aktor Muda Andrew Barret Kini Bintangi Film 'Kalian Pantas Mati'

Dari Bali, Aktor Muda Andrew Barret Kini Bintangi Film 'Kalian Pantas Mati'

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:53 WIB

Mau Tahu Trik Jitu Orang Kaya Indonesia Hindari Pajak Progresif Mobil Mewah? Mudah Banget, Begini Caranya

Mau Tahu Trik Jitu Orang Kaya Indonesia Hindari Pajak Progresif Mobil Mewah? Mudah Banget, Begini Caranya

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:58 WIB

Terkini

Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak

Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak

Kalbar | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:57 WIB

Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam

Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:50 WIB

Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap

Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap

Sumsel | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:47 WIB

Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan

Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan

Sumsel | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:37 WIB

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Simpan Foto dan Video HD Tanpa Hambatan

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:30 WIB

Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik

Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kronologi Lengkap Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Cekcok Berujung Tembakan Maut

Kronologi Lengkap Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Cekcok Berujung Tembakan Maut

Sumsel | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:18 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

Serum Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar untuk Kulit Sehat

Serum Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar untuk Kulit Sehat

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita

Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:05 WIB