SUARA DENPASAR - Polisi akhirnya menangkap dua orang pelaku pembunuhan pegawai bank daerah bernama Gusti Agung Mirah Lestari alias Gung Mirah (42). Polisi pun menduga motif pembunuhan perempuan asal Desa Buduk, Mengwi, Badung ini adalah perampokan.
Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Surawan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (28/8/2022) mengatakan, terduga pelaku sudah ditangkap di Lampung dengan inisial NSP dan R.
Polisi terbantu oleh keberadaan CCTV di Pelabuhan Gilimanuk yang merekam mobil Honda Brio DK 1792 FAL menyeberang ke Jawa. Di dalam mobil itu diduga ada dua orang pria.
Berbekal bukti ini, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut berikut mengejar pelaku. Ternyata, dalam waktu singkat pelaku terus membawa mobil milik Gung Mirah menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak-Bakauheni.
Akhirnya, polisi pun berhasul menangkap NSP dan R pada Sabtu (27/8/2022) malam saat di wilayah Provinsi Lampung.
"Kami amankan tadi malam (Sabtu 27/8/2022). Inisialnya NSP dan R," jelas dia.
Menurut Surawan, motif pembunuhan yang dilakukan NSP dan R diduga kuat karena motif perampokan.
"Segera, detail kasus ini akan kami jelaskan dalam rilis pers," kata dia.
Sebelumnya diberitakan korban dilaporkan hilang oleh keluarga ke Polres Badung pada Minggu (21/8/2022). Sebab korban tidak pulang ke rumah. Gung Mirah pergi dengan mengendarai mobil Honda Brio DK 1792 FAL. Saat di perjalanan pulang, korban sempat menghubungi salah satu keluarganya.
Namun setelahnya dia tak ada kabar lagi. Lalu pada Selasa (23/8/2022) jasadnya ditemukan di Hutan Klatakan, Jalan Denpasar – Gilimanuk, Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Hasil autopsi pada Rabu (24/8/2022), ditemukan sejumlah bekas penganiayaan pada tubuh pegawai bank ini. Di antaranya jari patah dan sejumlah luka di tubuh bekas penganiayaan. Ditreskrimum Polda Bali dan Satreskrim Polres Jembrana pun melakukan penyelidikan. (*)