Terang Pembunuhan Angeline di Bali karena Lie Detector: Penjahat Kakap dan Spionase Bisa Tipu Alat Ini, Bagaimana Kaisar Sambo?

Suara Denpasar

Rabu, 07 September 2022 | 10:28 WIB
Terang Pembunuhan Angeline di Bali karena Lie Detector: Penjahat Kakap dan Spionase Bisa Tipu Alat Ini, Bagaimana Kaisar Sambo?
Ilustrasi Lie Ditector alat deteksi kebohongan ini hanya menunjukkan dan memonitor reaksi perubahan psikologis (Suara.com)

Suara Denpasar - Kasus pembunuhan bocah perempuan Angeline di Bali yang menghebohkan publik tanah air pada tahun 2015 terang benderang lewat bantuan alat Lie Detector.

Margriet Christina Magawe, ibu angkat dari korban tak berkutik setelah diuji dua kali dengan alat yang dinamakan Polygraph itu.

Hingga akhirnya divonis bersalah oleh hakim terkait kasus pembunuhan bocah perempuan yang duduk di bangku kelas 2 SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, tersebut.

Kini alat pendeteksi kebohongan itu akan menguji para tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J. Yang menjadi perhatian publik tentu rencana Irjen Ferdy Sambo yang akan ditest dengan Lie Detector.

Demikian, dikutip dari suara.com, banyak orang yang bisa lolos dari alat yang menampilkan grafik emosi, psikologi, dan tingkat stres seseorang tersebut.

Umumnya yang lolos adalah penjahat kelas kakap dan agen spionase. Kuncinya adalah kepercayaan diri dan dekat dengan staf penguji.

Berikut beberapa penjahat dan spionase yang dikabarkan bisa menipu alat Test kebohongan ini seperti dikutip dari suara.com.

Pertama adalah Gary Ridgway yang dikenal sebagai Green River Killer. Penjahat kakap yang sudah membunuh 49 orang ini pada tahun 1984 silam berhasil mengakali Lie Detector yang dilakukan FBI.

Bertahun kemudian atau pada 2001 yang bersangkutan kembali ditangkap karena polisi menemukan DNA pelaku di salah satu mayat korban.

baca juga

Kedua adalah Aldrich Hazen Ames ini dikenal sebagai agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) yang merangkap sebagai mata-mata Uni Soviet dan Rusia.

Ames berhasil mengecoh uji kebohongan dengan polygraph, bahkan sampai dua kali, yakni pada tahun 1986 dan 1991.

Ketiga adalah Ana Belen Montes yang tiada lain mantan analis senior di Defense Intelligence Agency (DIA), Amerika Serikat.

Selanjutnya yang keempat adalah Leandro Aragoncillo, mantan analis intelijen Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI). ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Irma Hutabarat Sebut Ferdy Sambo Kejam karena Pekerjakan Ajudan Layaknya Pembantu: Kuwat Ma'ruf Kok Santai?

Irma Hutabarat Sebut Ferdy Sambo Kejam karena Pekerjakan Ajudan Layaknya Pembantu: Kuwat Ma'ruf Kok Santai?

Depok | Rabu, 07 September 2022 | 10:24 WIB

Lie Detector Nyatakan Bharada E, Brigadir RR dan Kuat Jujur, Bagaimana Cara Kerjanya?

Lie Detector Nyatakan Bharada E, Brigadir RR dan Kuat Jujur, Bagaimana Cara Kerjanya?

News | Rabu, 07 September 2022 | 10:21 WIB

Terungkap Skenario Ferdy Sambo agar Lolos dari Hukuman Mati, Eks Hakim Agung: Ini Hampir Terjadi

Terungkap Skenario Ferdy Sambo agar Lolos dari Hukuman Mati, Eks Hakim Agung: Ini Hampir Terjadi

News | Rabu, 07 September 2022 | 10:25 WIB

Putri Candrawathi Tak Ditahan, Napi Ini Bawa Bayi 4 Bulan di Lapas, Bergantian Diasuh Sipir dan Teman Tahanan

Putri Candrawathi Tak Ditahan, Napi Ini Bawa Bayi 4 Bulan di Lapas, Bergantian Diasuh Sipir dan Teman Tahanan

News | Rabu, 07 September 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:38 WIB

Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara

Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:38 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:33 WIB

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Sport | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Resmi, My Life With the Walter Boys Season 3 Siap Tayang pada Agustus 2026

Resmi, My Life With the Walter Boys Season 3 Siap Tayang pada Agustus 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:30 WIB

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:29 WIB