Pertemuan Kembali Tito dan Ferdy
Terlihat jelas bahwa ketika Ferdy Sambo kembali bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada 2008, Tito Karnavian sudah tidak bertugas di sana. Hingga akhirnya Ferdy Sambo menjadi Kapolres Purbalingga dan Kapolres Brebes.
Tito Karnavian baru dipertemukan kembali pada tahun 2015. Ferdy Sambo sudah lebih dulu menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya paada April 2015, kemudian menyusul Tito Karnavian sebagai Kapolda Metro Jaya pada tanggal 12 Juni 2015.
Ketika keduanya mutasi ke Polda Metro Jaya, sang Kapolri dijabat Badrodin Haiti. Sekadar mengingatkan Badrodin Hati menjadi Kapolri secara dramatis. Sebab, calon Kapolri pilihan Jokowi, yakni Budi Gunawan dijadikan tersangka oleh KPK. Badrodin yang sejak 16 Januari 2015 Badrodin sebagai Plt (Kapolri) akhirnya resmi menjadi Kapolri pada 17 April 2015 di tengah kontroversi Budi Gunawan.
Pertemuan kembali Tito Karnavian dan Ferdy Sambo ini menjadi jalan bagi keduanya makin moncer dalam karier. Saat Ferdy Sambo Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016), Tito Karnavian sebagai Kapolda Metro Jaya (2015-2016).
Kemudian Tito menjadi Kapolri pada 13 Juli 2016. Ferdy Sambo mengikuti ‘sang bos’, merapat ke Mabes Polri. Ferdy menjadi Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016), lalu jadi Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018).
Bahkan, Ferdy menjadi orang kepercayaan dan kesayangan Tito Karnavian dengan diangkat menjadi Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri pada 2018.
Tito Mendagri dan Waka Kompolnas, Karier Ferdy Makin Meroket
Karier Tito sebagai Kapolri mestinya masih panjang. Namun, pada 22 Oktober 2019 dia berhenti dari Kapolri karena sehari kemudian dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) oleh Jokowi yang baru memenangi Pilpres 2019 untuk periode kedua.
Ketika Jenderal Idham Aziz naik jadi Kapolri pada 2019, Ferdy Sambo mendapat hadiah promosi menjadi Direktur Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri (2019-2020) sekaligus naik sebagai jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen).
Setahun kemudian atau 2020, Idham Aziz memberi hadiah kedua untuk Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri, sekaligus meraih pangkat jenderal bintang dua.
Sedangkan, Tito Karnavian masih menjadi Mendagri sampai saat ini, sekaligus sebagai wakil ketua Kompolnas, lembaga nonstruktural di bawah Presiden yang bertugas untuk membantu presiden dalam urusan Polri.
Jenderal Listyo Sigit Habisi Karier Ferdy
Entah apa yang terjadi jika Tito Karnavian tidak menjadi Mendagri, alias masih menjadi Kapolri. Dilihat dari segi usia, andai tidak jadi Mendagri, mestinya Tito masih punya waktu sebagai Kapolri atau anggota Polri. Pada 26 Oktober 2022 bulan depan, usianya baru 57 tahun. Sedangkan usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun.
Namun, sebuah kenyataan pahit bahwa Brigadir Joshua tewas diduga karena dihabisi Ferdy Sambo di rumah dinasnya, di Kompleks Rumah Dinas Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Skenario yang dibangun di awal kasus kematian Brigadir Joshua adalah pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, dengan tertuduh Brigadir Joshua. Kemudian terjadi tembak-menembak antara Brigadir Joshua dan Bharada E, yang menewaskan Brigadir Joshua.
Skenario ini menyeret banyak orang. Penyidik kepolisian mendapat intervensi dan perintangan dalam penyidikan kematian Brigadir Joshua. Namun, Jenderal Listyo yang mantan Kabareskrim Polri, atasan Ferdy saat jadi Dirtipidum Bareskrim Polri, menghabisi kariernya.
"Saya putuskan bahwa mulai hari ini, mulai malam ini, jabatan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam saat ini kita nonaktifkan,” kata Jenderal Listyo di Mabes Polri, 18 Juli 2022.
Perkembangan lebih lanjut, Jenderal Listyo pada 5 Agustus 2022 mencopotnya secara resmi dari jabatan Kadiv Propam Polri. Kemudian pada 9 Agustus 2022 mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana atas Brigadir Joshua.
Tidak berhenti di sana, sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 29 Agustus 2022 memutus Ferdy Sambo dipecat dari anggota Polri, meski ia mengajukan banding.
Tito Tetap Diam
Di sisi lain, sejak kasus kematian Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo itu mencuat, Tito Karnavian tidak pernah tampil di publik atau media massa memberi pernyataan, misalnya sebagai wakil ketua Kompolnas atau mantan atasannya.
Yang paling banyak tampil adalah Menkopolhukam Mahfud MD (ketua Kompolnas) dan Benny Mamoto (ketua harian Kompolnas). Hingga akhirnya, hacker Bjorka menyinggungnya.
“Bagaimana kabarmu pak @titokarnavian_? Banyak orang bertanya kepada saya tentang kasus Sambo. Tapi karena Sambo orangmu, saya berharap kamu memiliki cukup waktu untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat Indonesia,” cuit Bjorka. (Suara.com/ berbagai sumber)