Suara Denpasar - Memiliki banyak talenta. Perjalanan hidup DJ Joana terbilang penuh liku. Hilang keperawanan atau ke-virginan pada usia 15 tahun.
Bukan berarti dia terpuruk. Prestasi dan talenta terus ditunjukkan DJ yang namanya mencuat setelah beberapa kali tampil dalam podcast Deddy Corbuzier.
Juli lalu, DJ Joana dalam Podcast Deddy Corbuzier menceritakan pengalamannya sebagai DJ wanita di tempat hiburan malam. Tentu, perlakuan tidak mengenakkan kerap diterima dari pengunjung pria.
Ada saja tamu yang iseng menggodanya. “Aku sering banget digangguin,” aku DJ Joana di Podcast Deddy Corbuzier.
“Aku digangguin kayak ditanya DJ Joana bisa nggak (diajak macam-macam). Dia nanya ke manajer aku gitu, nanya ke circle teman aku juga,” kisah dia.
Tapi, pendiriannya tidak goyah. Sebagai DJ profesional, dirinya dan manajer menolak hal-hal di luar pekerjaan sebagai DJ wanita.
Bahkan, dia selalu sigap menghalau tamu yang iseng ingin meraba tubuhnya. “Banyak yang iseng-iseng. Pas lagi main paling cuma iseng request lagu, sampai naik-naik, ngerangkul-rangkul.
Alasannya request lagu, terus alasan mabuk. Pernah dia bilangnya request lagu, naik ke DJ booth, karena dia spender jadi nggak dihalangi," tutur dia.
“Dia request lagu tapi tangannya jalan ke badan, ke rambut. Nggak pernah sampai pegang bokong. Yang paling parah sampai di gue sih cuma sampai meluk dan ngerangkul saja. Paling aku langsung kasih warning gitu,” sebut dia.
Di Podcast lain DJ Joana juga membahas kisah cintanya bersama sang suami Mahesa Putra. Paling teringat adalah ketika di dongkrak di parkiran mobil.
"Kayaknya kalau di mobil kayaknya....eee pernah," ungkap DJ Joana seperti dilansir dari YouTube Close The Door. Hubungan intim dalam waktu singkat itu dilakukan karena keduanya tak tahan akan hasrat yang begitu membara.
"Karena nggak ada pilihan lagi, nggak ada pilihan dan harus di mobil. Waktu nggak banyak," sebut dia. ***