Suara Denpasar - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengunggah lagu berjudul ‘Rindu Purnama’ karyanya. Lagu yang dinyanyikan grup musik Emka 9 itu diunggah jelang sidang gugatan cerai yang diajukan sang sitri, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Penggemarnya pun bukan hanya dari Indonesia, juga dari luar negeri, seperti Malaysia.
Dedi Mulyadi mengatakan, lagu ini memang baru diunggah lewat kanal Youtube Kang Dedi mulyadi Channel pada Minggu (2/10/2022).
"Lagu ini baru diunggah di akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel,” kata Kang Dedi dilansir dari Antara, Senin (3/10/2022).
Lagu Rindu Purnama dibawakan dengan irama pop melayu campur iringan musik Sunda. Dalam sekejap, lagu ini mendapat apresiasi dari netizen yang mengutarakan lewat kolom komentar.
Dari beberapa komentar ini, penggemar Kang Dedi tidak hanya dari Jawa Barat. Melainkan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sampai luar negeri. Di antaranya dari Malaysia.
“Rindu purnama syairnya sangat menyentuh. Kalo dengar lagu ini gak kerasa netes air mata. Semangat KDM, moga sehat selalu. Masih banyak orang yang membutuhkan bapak,” tulis Kenzo Mumtazh.
“Lagunya mewakili suara hati Kang Dedy. Semoga diberi kesabaran dn ketabahan. Badai pasti berlalu. Allah akan tinggikan derajatnya Kang Dedy,” lanjut Umar Basalim.
Lebih lanjut, Itta Juwita menulis dari lagunya saja sudah sedih sekali. Dia pun menyemangati Kang Dedi.
“Semua fans bapak yakin bapak bisa melewati semua ujian yang Allah berikan, dan ini cara Allah untuk mengangkat derajat bapak setinggi-tingginya. Doa terbaik untuk pak dedi beserta keluarga semoga selalu bahagia aamiin yra,” katanya.
Baca Juga: Pengakuan Tetangga Lesti Kejora Dampingi Polisi Masuk TKP, Ungkap Apa yang Dilakukan Penyidik
“Jleb banget lagunya. Ngena banget sampe merinding dengernya. The best of singer penjiwaannya dalam membawakannya kerennnnnn,” kata Melani Suryana.
“Rindu Purnama. Semoga purnamanya selalu menerangi setiap Langkah,” tulis Henda Mulyana.
“Tidak ada kata-kata yang bisa saya ungkapkan. Pokoknya lagu ini dalem banget. Kenapa saya jadi cengeng? Karena saya menghayati hasil karya Pak Haji Dedi Mulyadi. Bait demi bait menembus kalbu, menjerit hati merintih entah kenapa,” lanjut Siti Jenab.
“Lagunya sangat menyayat hati,” kata Didit Hidayat.
Di antara netizen dari berbagai wilayah Indonesia, beberapa yang dari luar negeri antara lain Samsilah Samsilah dan KalamSuram BP.
Samsilah Samsilah menulis, “Malaysia hadir Pak Haji Dedi semoga selalu dalam lindungan Allah SWT Amiiin.”