denpasar

Kini Polisi Terapkan Filosofi Tailor Men Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang

Suara Denpasar Suara.Com
Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:07 WIB
Kini Polisi Terapkan Filosofi Tailor Men Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang
Kini Polisi Terapkan Filosofi Tailor Men Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang (suara.com)

Suara Denpasar- Tragedi Kanjuruhan Malang membuat aparat kepolisian kini dituntut untuk berati-hati menangani massa.

Kini konsep filosofi Tailor Men diharapkan bisa diterapkan personel kepolisian khusuanya mereka yang berada di garis depan pasukan anti huru hara.

Kepolisian di sejumlah daerah kini juga mulai mengevaluasi standar pengamanan mereka dalam menangani massa.

Jakarta menjadi daerah yang paling sering menangani massa kini juga mulai melakukan evaluasi dan menerapkan konsep filosofi Tailor Men.

"Selalu saya sampaikan filosofi tailor men, filosofi bagaimana kita menjahit baju, bahwa setiap orang memiliki ukuran yang berbeda, oleh sebab itu setiap langkah pengamanan menyesuaikan dengan ukuran, karakteristik dari penggunanya, dari situasi," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan pengamanan The 8th G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20), Selasa (4/10/2022).

Pihaknya saat ini tengah menyiapkan pasukannya untuk pengamanan pertemuan internasional tersebut.

Guna mengantisipasi seperti adanya aksi demonstrasi maupun aksi massa lainnya kini para personel kepolisian dikumpulkan untuk diberikan penjelasan soal pengamanan.

Perwira bintang dua ini meminta seluruh pasukannya dalam melaksanakan tugasnya berkaca dari Tragedi Kanjuruhan yang menewakan 125 orang.

Tragedi memilukan usai laga Arema vs Persebaya Surabaya ini menjadi perhatian dunia.

Baca Juga: Cerita Kang Dedi Mulyadi yang Gagal Jadi Tentara dan Polisi karena Kurang Gizi, 'Jalan Hidup Saya Penuh Kepedihan'

Aparat kepolisian kini dituntut untuk lebih profesional dan humanis dalam menangani massa.

"Berkaca pada peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa timur memberikan kita turning points untuk melakukan evaluasi terhadap standar sistem pengamanan kita," kata Fadil.

Atas hal itu, Fadil mengingatkan seluruh anggota untuk mempedomani Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Tindakan Kepolisian.

Apalagi, mereka ditugaskan untuk melakukan pengamanan di ajang internasional.

Setiap langkah atau tindakan diharapkan mengedepankan langkah-langkah pencegahan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI