Suara Denpasar – Selebgram Denise Chariesta mengaku tak masalah dihujat netizen bahkan dikata-katai dengan kalimat kasar, misalnya pelacur. Perempuan yang mengaku pernah menjalin asmara dengan pria berinisial RD diduga Regi Datau, suami presenter Ayu Dewi, ini malah senang bila netizen merundungnya. Bahkan, Denise mengaku tak akan melapor ke polisi.
Denise Chariesta mengaku tidak pernah mempersoalkan bila netizen menghujatnya ramai-ramai. Bahkan, sekasar apa pun netizen menghujat, tidak akan dia menempuh jalur hukum. Dia malah mengaku senang bila dihujat.
Ketika dia berseteru dengan artis, bahkan dikata-katai dengan kasar, Denise juga tak ambil hati. Dia mengaku senang bila artis yang dia "serang" melakukan "serangan" balik.
Sebab, dia mengaku "serangan" terhadap seorang artis ibarat umpan yang dilempar ke kolam ikan. Bila sang artis yang dianlogikan sebagai ikan itu menyambar umpan itu, maka dia akan mendapat untung besar.
Sebagai contoh ketika dia berseteru dengan Uya Kuya, Denise Chariesta malah mengaku untung besar. Berseteru selama 3 minggu saja, dia bisa meraup sekitar Rp700 juta dari endorse. Itu pun sudah menolak endorse dari iklan judi. Kalau iklan judi dia terima, sekali endorse saja bisa dapat Rp75 juta.
Begitu juga ketika dia dihujat ramai-ramai oleh netizen, Denise Chariesta juga mengaku senang. Justru, namanya naik daun juga karena dia dihujat netizen atas video yang mengaku orang kaya HP-nya Iphone, sedangkan orang miskin tak bisa beli Iphone pada tahun 2020 di Tiktok.
Setelah dia dihujat ramai-ramai oleh netizen, tawaran endorse mengalir. Per hari bisa meraup 10 sampai 20 endorse, yang satu kali iklan Rp500 ribu.
“Gue ketawain netizen setiap hari. Makasih netizen, kalian g*bl*knya totalitas. Ya gampang banget gitu, dipancing,” kata Denise Chariesta saat dihipnotis Uya Kuya yang diunggah di Youtube Uya Kuya TV dikutip Suara Denpasar, Sabtu (15/10/2022).
Dia mengatakan, makin banyak netizen atau artis yang meresponsnya, maka makin kaya pula dirinya. Sebaliknya, bagi netizen malah makin bokek karena paket internetnya habis buat menonton dia.
“Gue mah makin kaya, kak, netizen mah makin bokek. Karena kuota mereka abis buat nontonin gue, sementara duit gue ngalir,” tuturnya.
Denise juga mengaku tidak sakit hati sama sekali dengan hujatan netizen. Mau dikatai pelacur atau apa pun, dia tetap tidak tersinggung.
"Nggak apa-apa dikatai l*nt*. Karena aku kan tukang bunga, dan semua juga tahu bahwa aku jualan bunga, bukan jual diri," lanjutnya.
Secara jujur, Denise Chariesta mengatakan netizen tak lebih dari robot penghasil uangnya. Secara prisip, semakin dia dihujat ramai-ramai, maka dia akan semakin viral. Semakin dia viral, tawaran endorse semakin ramai.
Semakin dia meraih untung dari endorse, bisa untuk membiayai hidupnya, membayar cicilan mobil, sewa rumah, dan lain-lain. Bahkan dia mengaku penghasilan dari usaha toko bunga sudah kalah dari penghasilannya dari dunia media sosial, yakni endorse di akun media sosial maupun di Youtube.
“Netizen itu robot duit gue, mereka cariin gue duit, dengan cara menghujat gue. Mereka kata-katain gue rombongan, terus gue yang dapat duit, mereka mah gak dapat apa-apa,” akunya. (*)