Suara Denpasar - Aktivis di Bali, I Wayan 'Gendo' Suardana mengajak Ketua MDA (Majelis Desa Adat) Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet untuk berdebat secara terbuka terkait statemen yang meminta masyarakat untuk tidak mengkritik Pemerintah selama ajang G20 di Bali.
"Ada yang bersedia memfasilitasi saya debat terbuka dengan Ketua @mda_bali ?," ujarnya melalui instastory di akun Instagram miliknya @gendovara tersebut pada Sabtu (28/10/2022).
Gendo tampak geram dengan statemen Ketua MDA Bali karena baginya hal tersebut mencederai kebebasan berekspresi maupun berpendapat dari warga baik sebagai hak konstitusional maupun ham.
"Jika dia bersedia debat terbuka atas pernyataannya di media mengenai "meminta warga menunda kritik sampai G20 selesai", dengan senang hati saya ladenin," ujarnya.
Diketahui, sebelum menantang debat, Gendo telah membuat surat terbuka atas pernyataan Ketua MDA Bali tersebut. Surat terbukanya tersebut pun banyak mendapatkan dukungan dari warga.
Sementara itu, sebelum surat terbuka itu muncul, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Yakni meminta masyarakat terutama mereka yang berada di desa adat sekitar lokasi pertemuan G20 ikut menjaga kondusivitas. Selain itu juga menahan segala kritikan kepada pemerintah.
"Mari kita sukseskan G20, kalau ada perbedaan aspirasi politik, aspirasi ekonomi, kritik-kritik ke pemerintah tolong dilaksanakan setelah G20, supaya kondusivitasnya tetap terjaga dan kita benar-benar dalam keadaan aman damai," katanya sebagaimana yang dilangsir dari beritabali.com pada Selasa (25/10/2022).
G20 sebagai momentum baik untuk kebangkitan pariwisata Pulau Dewata. Untuk itu seluruh elemen masyarakat diminta untuk bersatu demi menjaga martabat Indonesia, serta nantinya ketika delegasi kembali ke negaranya dapat memberi kesan positif kepada rakyatnya soal Bali.
"Seluruh desa adat sudah di-briefing, sering kali kita sosialisasikan. Desa adat dan pecalang-pecalang Sipandu beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat) siap mengamankan dan menyukseskan G20," ujarnya. (*)
Baca Juga: Haters Pasti Ketar-Ketir! Nikita Mirzani Panen Keuntungan Besar Meski Dipenjara, Ternyata Karena ini