Suara Denpasar - Gugatan cerai yang dilayangkan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika membuat kepala Dedi Mulyadi mau pecah.
Berpikir keras, apa yang salah dalam rumah tangganya. Hal itu secara tersirat terungkap dalam video di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel yang dilihat denpasar.suara.com, Minggu (30/10/2022).
Tayangan video tersebut diawali ketika anggota DPR RI pagi itu sedang berada di Lembur Pakuan. Tepatnya di depan areal makam sang bunda.
"Pohon-pohonnya udah mulai subur guys. Dirawat dalam setiap hari hamparan jalannya tanpa sampah. Sebenarnya saya masih berat, tapi saya orangnya nggak pernah diem satu haripun, karena kalau saya diem. Berarti ada yang tidak terselesaikan," paparnya yang mengaku dalam kondisi flu berat.
Mantan bupati Purwakarta dua periode itu menjelaskan, setiap hari sebagai manusia tentu ada saja persoalan dan masalah yang harus dihadapi. Begitu juga dengan dirinya yang Jumat (28/10/2022) harus menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.
Ungkap dia, kasus kali ini yang dihadapi terbilang aneh. "Termasuk ya, hari ini saya harus menghadiri. Hadiri apa? yang jelas menghadiri pada sebuah peristiwa yang tidak saya kehendaki.
Sesuatu yang aneh menurut saya. Orang lain mengalami kesulitan ekonomi keguncangan itu," paparnya.
Sedangkan rumah tangganya saat ini terbilang dikarunia anak-anak yang sehat. Dan, dirasa tidak ada masalah.
"Satu sudah lulus Unpad yang satu kuliah di Unpad, yang satu lagi lucu-lucu. Kalau bicara persoalan keadaan jujur ya setelah saya bekerja menjadi anggota DPR selama 3 tahun di DPRD kabupaten. Kemudian saya jadi wakil bupati dan sampai jadi wakil bupati saya menikah," ungkapnya.
Baca Juga: Kronologi Pertemuan Nathalie Holscher dan Mantan Pacar Setelah 10 Tahun Putus, Selingkuh?
Setelah itu dirinya menjadi bupati dan sekarang menjabat DPR RI. Banyak waktunya hanya untuk keluarga dan juga anaknya yang paling bontot.
Jadi, persoalan pelik yang kini dia hadapi terasa aneh. Untuk itu dia ke makam sang bunda untuk sekadar curhat dan memohon bimbingan. "Cerita sama ibu saya untuk memohon," terangnya. ***