Suara Denpasar - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi menginspeksi rumah warga tengah malam. Suami bupati Puwarkarta Anne Ratna Mustika, itu mengaku mencari orang yang dia kejar dan bersembunyi di dalam rumah sederhana itu.
"Ibu tadi ke sini masukkan orang ya, saya dari tadi ngejar orang dari sana, larinya ke sini, mungkin disembunyikan disini, jangan bohong ya," Kata Kang Dedi Mulyadi.
Pertanyaan Kang Dedi Mulyadi membuat pasangan suami istri (pasutri) itu kebingungan karena sejak tadi hanya mereka berdua di dalam rumah.
"Demi Allah, Pak, saya gak bohong, saya mah berdua aja sama istri," jawab sang suami.
Kang Dedi Mulyadi terus mempertanyakan perihal orang yang dia kejar dan bersembunyi di rumah itu.
"Bapak, ibu jangan bohong, saya ngejar orang, larinya ke sini", ujar Kang Dedi.
Penghuni rumah itu mengaku tidak bohong dan bahkan berani disumpah pakai Al Quran. Di temani penghuni rumah, Dedi Mulyadi mulai memeriksa rumah itu dengan alasan mencari orang yang dia kejar.
Usut punya usut ternyata itu adalah strategi Kang Dedi Mulyadi untuk memeriksa keadaan rumah warga yang ia kunjungi tersebut.
Strategi Kang Dedi berhasil karena di awal saat masuk ke rumah tersebut, ia menanyakan KTP sampai STNK motor yang terpakir di dalam rumah itu.
Baca Juga: Hary Tanoe Ngaku Sudah Temui Presiden Sebelum TV Analog Dimatikan, Tapi Kominfo Tetap Lanjut
Kang Dedi menjelaskan bahwa yang lari ke rumah itu bukan orang tapi ikat pembawa rezeki, karena kebetulan sang suami memakai ikat kepala berwarna hitam.
Dijelaskan di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel (4/11) bahwa sumber pendapatan mereka dari jualan mainan anak dan bensin eceran. Namun si suami tidak lagi jualan bensin karena kehabisan modal.
Setelah mengetahui kondisi rumah yang sangat sederhan dan pendapatan mereka yang tidak stabil, Kang Dedi akhirnya memberikan sejumlah uang pecahan 100 ribu kepada penghuni rumah itu.
Kepada si ibu Kang Dedi berpesan untuk membeli beras, dan kepada si bapak untuk modal menjual bensin.
Hadir juga dalam kunjungan tersebut Kepala Desa setempat. Kang Dedi Mulyadi kembali berpesan agar segera urus BPJS agar bisa berobat karena si bapak memiliki penyakit ginjal. (*/Aryo)