Suara Denpasar - Rumah tangga Kang Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika di ujung tanduk. Bagaimana tidak, dia digugat cerai oleh Ambu Anne setelah hampir 20 tahun menjalani bahtera rumah tangga. Sementara itu, istri pertama Kang Dedi bernama Sri Widyowati meninggal dunia karena kanker.
Kisah perjalanan hidup Kang Dedi Mulyadi belakangan memang banyak disorot. Hal itu setelah eks orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta itu digugat cerai istrinya, Ambu Anne.
Dalam video di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi terbarunya, Kang Dedi akhirnya bercerita tentang istri pertamanya yang merupakan ibu dari Maula Akbar.
Maula selama ini dikira anak dari Ambu Anne. Namun, akhirnya diketahui Maula yang merupakan Ketua DPD Golkar Purwakarta itu anak dari istri pertama Kang Dedi yang meninggal dunia karena kanker.
Istri pertamanya itu meninggal dunia tiga bulan setelah melahirkan Maula. Maula lahir di RS di Bandung pada 4 November 1999.
“Dia meninggal setelah 3 bulan melahirkan Aa,” jelas Dedi Mulyadi dikutip Suara Denpasar, Sabtu (5/11/2022).
Kang Dedi mengatakan cerita itu belum pernah dikisahkan secara langsung kepada Maula. Akan tetapi menurut Dedi, anaknya pasti sudah tahu kisah itu dari keluarga lainnya.
“Dan saya menyimpan (cerita Sri Widyowati meninggal) tidak pernah menyampaikan,” kata Dedi yang tampak berurai air mata.
Sidang Cerai
Kang Dedi Mulyadi saat ini sedang menghadapi sidang perceraian dengan Ambu Anne di Pengadilan Agama Purwakarta.
Sidang tersebut akan masuk ke agenda keempat setelah sidnag sebelumnya tahap mediasi.
Ambu Anne kepada wartawan mengatakan gugatan cerai dilayangkan karena Kang Dedi tidak memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang suami.
Ambu Anne merasa tidak dinafkahi secara batin dan lahir. Ambu Anne juga membantah perceraian itu disebabkan karena isu orang ketiga.
Anne yang merupakan bupati perempuan pertama Purwakarta mengatakan kebutuhan batin yang dia maksud bukan perkara ranjang. Namun, ketenangan dan kedamaian yang harusnya diterima oleh istri dari suaminya.
"Kebutuhan batin itu tidak melulu urusan ranjang, namun perlu seorang istri itu diberikan kenyamanan dan ketenangan hati agar seorang istri merasa dihargai oleh suaminya," katanya dikutip dari Suara Purwasuka, blum lama ini.