Asal-Usul dan Arti Nama Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Perpaduan Nama Tokoh Besar

Suara Denpasar

Sabtu, 05 November 2022 | 17:40 WIB
Asal-Usul dan Arti Nama Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Perpaduan Nama Tokoh Besar
Kang Dedi Mulyadi dan anak sulungnya, Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar alias Maula Akbar atau A Ula. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Suara Denpasar – Anak sulung anggota DPR RI Dedi Mulyadi, Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar akhirnya muncul dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel. Kang Dedi mengungkap siapa sebetulnya ibu dari Maula Akbar. Dia juga membeberkan arti nama anak pertamanya, yang  ternyata bukan anak dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, istri Kang Dedi Mulyadi saat ini.

Kang Dedi Mulyadi dalam tayangan “Sambil Rebus Mie Kang Dedi Ceritakan Kisah Hidup A Ula-Tak Kuasa Tahan Tangis, terungkap bahwa Maula Akbar lahir pada 4 November 1999 di RS Bungsu Bandung. Ibunya adalah Sri Mulyawati. Aktivis HMI Cabang Purwakarta. Saat itu, Kang Dedi Mulyadi adalah ketua umum HMI Cabang Purwakarta.

Istri pertama Kang Dedi Mulyadi meninggal dunia 3 bulan setelah melahirkan Maula Akbar. Sri Mulyawati meninggal karena menderita kanker rahim yang sudah sebesar 4 kilogram.

Dalam tayangan itu, Kang Dedi berada di rumahnya. Saat itu hari masih pagi, namun sudah turun hujan. Pada hari itu, dia tak sendiri, melainkan kedatang anak sulungnya, Maula Akbar yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

"Kalau nama panjangnya siapa," tanya Kang Dedi kepada Maula Akbar yang duduk menghadap meja makan yang jadi satu kesatuan dengan dapur.

Maula Akbar pun menyebutkan, nama panjanganya Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar. Panggilannya Maula atau A Ula. Nama yang disematkan Kang Dedi kepada anak bungsunya ini memiliki arti dan sejarah.

Dia menjelaskan satu per satu dari nama Maula Akbar. Dia menjelaskan, pertama, Ahmad berasal dari nama lain dari Nabi Muhammad SAW.

“Kebetulan Ahmad juga nama kakeknya, Salim Ahmad Suryana,” jelas Kang Dedi dalam video yang tayang Jumat (5/11/2022).

Habibi diambilkan dari nama Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. Kang Dedi mengaku ingat betul bahwa laporan pertanggungjawaban Presiden BJ Habibie ditolak dalam sidang istimewa MPR. Dia menangis sosok Habibie adalah pemimpin yang ikhlas.

baca juga

Selain itu, Habibie juga dianggap mampu mengatasi problem bangsa di tengah krisis multidimensi dengan tangan dinginnya. Salah satunya adalah mengatasi jatuhnya nilai mata uang rupiah terhadpa dolar AS. Waktu itu dolar AS mencapai Rp16 ribu, kemudian mampu diturunkan Habibie sampai jadi Rp6 ribu. Juga soal harga gabah yang meningkat, dan menguntungkan petani, hingga adanya program padat karya.

Jadi, bagi Kang Dedi, ketika laporan pertanggungjawabannya ditolak, itu sebuah musibah bagi dirinya sebagai pengagum Habibie yang memiliki kapasitas intelektual, emosional, dan spiritual mengendalikan dan memimpin bangsa ini.

“Maka saya meletakkan nama Habibi,” terang dia.

Selanjutnya, mengenai nama Bungsu, dia mengatakan artinya yang terakhir. Dia awal dan akhir. Namun dalam video selanjutnya, dia juga menyebutkan nama Bungsu ini juga diambil dari tempat Maula Akbar lahir, yakni RS Bungsu, Bandung.

"Kemudian Maula itu tanda-tanda kasih sayang. Sebuah panggilan-panggilan kesejukan, Ya Maula, Ya Maulana, panggilan terhadap kekasih," papar dia.

Sedangkan nama Akbar, Kang Dedi Mulyadi mengatakan bahwa dia adalah pengagum tokoh politik yang mampu menyelamatkan partai dari keterpurukan kemudian menjadi partai dengan paradigma baru di tengah gelombang Reformasi, yakni Golkar baru. Nama itu adalah diambil dari tokoh yang dia kagumi, Akbar Tandjung.

“Itu lah nama yang dilekatkan pada dia. Dan panggilan pendeknya adalah A Ula,” terangnya.

Bila Maula Akbar mau menambahkan nama bapaknya juga bisa. Menjadi Maula Akbar Mulyadi Putra. Namun, Kang Dedi tidak memaksakan. Katanya, dia hak Maula Akbar mau memakai aau tidak.

“Ya kalau Aa-nya mau pakai nama saya. Kalau nggak mau juga nggak apa-apa. Kita tidak bisa memaksa. Setiap orang punya kebebasan untuk menentukan pilihannya, menentukan dirinya sendiri, karena Aa sekarang sudah tumbuh dewasa,” pungkas Kang Dedi Mulyadi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap Alasan Dedi Mulyadi 23 Tahun 'Sembunyikan' Sosok Ibu Kandung Maula Akbar, Ingin Sang Anak Rasakan Hal Ini

Terungkap Alasan Dedi Mulyadi 23 Tahun 'Sembunyikan' Sosok Ibu Kandung Maula Akbar, Ingin Sang Anak Rasakan Hal Ini

Denpasar | Sabtu, 05 November 2022 | 15:38 WIB

Anak Sulung Dedi Mulyadi Sempat Frustasi Tak Masuk Akpol, Kini Jadi Ketua DPD II Partai Golkar, Next Bupati Purwakarta?

Anak Sulung Dedi Mulyadi Sempat Frustasi Tak Masuk Akpol, Kini Jadi Ketua DPD II Partai Golkar, Next Bupati Purwakarta?

Denpasar | Sabtu, 05 November 2022 | 11:33 WIB

Maula Akbar Merokok, Ditanya Alasan Malah Takut Sama Dedi Mulyadi? Bukan Karena Broken Home, Ternyata Gara-gara Ini!

Maula Akbar Merokok, Ditanya Alasan Malah Takut Sama Dedi Mulyadi? Bukan Karena Broken Home, Ternyata Gara-gara Ini!

Denpasar | Sabtu, 05 November 2022 | 10:53 WIB

Sedih, Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi Meninggal karena Kanker Rahim usai Lahirkan Maula Akbar

Sedih, Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi Meninggal karena Kanker Rahim usai Lahirkan Maula Akbar

Denpasar | Sabtu, 05 November 2022 | 04:30 WIB

Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus

Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus

Denpasar | Jum'at, 04 November 2022 | 23:07 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×