denpasar

Kang Dedi Mulyadi Jago Tawar-Menawar dengan PSK: 'Rp500 Ribu? Mahal Ah!'

Suara Denpasar Suara.Com
Minggu, 13 November 2022 | 13:09 WIB
Kang Dedi Mulyadi Jago Tawar-Menawar dengan PSK: 'Rp500 Ribu? Mahal Ah!'
Kang Dedi Mulyadi bersama asistennya Haji Mumu dan seorang PSK di Kota Subang. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

“Dah, Rp350 (ribu),” kata Kang Dedi.

Tawaran terakhir ini akhirnya diterima si PSK. Dengan bercanda, Teh PSK menanyakan Kang Dedi apa mau ikut juga. Kang Dedi menolak. Dia malah menawarkan dua asisten lainnya. Dengan begitu Rp350 ribu kali tiga. Ternyata si PSK tidak mau, alasannya capek.

Setelah itu Kang Dedi turun dari mobil. Dia minta Teh PSK untuk melayani dua asistennya. Tawar-menawar pun kembali terjadi. Kang Dedi akhirnya menawar Rp600 ribu per orang. Ternyata si PSK tetap tidak mau. Maunya hanya melayani satu orang.

Kang Dedi pun mulai menanyakan apakah ada alternatif pekerjaan lain, selain jadi PSK. Dia mengaku bisa jualan makanan. Namun, itu pernah dicoba, namun akhirnya bangkrut karena banyak yang berutang.

Akhirnya Kang Dedi mengeluarkan dompetnya. Dia menyodorkan uang Rp350 ribu untuk jasa melayani Haji Mumu. Suami Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika itu pun mengeluarkan lagi beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu, untuk 5 kali melayani. Si PSK menerima, bahkan bisa ‘main’ di rumahnya. Tak cukup di sana, Kang Dedi mengeluarkan lagi segepok uang. Total sekitar Rp2 juta.

Pada intinya, Kang Dedi memberi saran apakah bisa sebulan berhenti menjajakan diri sebagai PSK. Setidaknya sebulan ini, dengan uang pemberian Kang Dedi itu dipakai untuk modal usaha.

“Mulai dulu. Kalau sudah jalan, nanti ditambahi,” katanya.

Kang Dedi malah mengeluarkan setumpuk uang lagi untuk biaya makan sebulan. Dengan begitu, setidaknya sudah ada uang untuk modal, dan untuk makan sehari-hari. Dia juga menambahi uang untuk pulang naik taksi online.

“Minimal sebulan ini gak boleh praktik. Coba dagang. Semangat,” terangnya.

Baca Juga: G20 Sudah Gagal! Sebatas Angkat Citra Jokowi, di Argentina Cuma di Lapangan Terbuka

Tanpa menghakimi pekerjaan sebagai PSK, Kang Dedi menyatakan bahwa yang dilakukan Teh PSK itu karena untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, dia menyarankan untuk mencoba dengan pekerjaan lain, dengan memberi modal usaha.

“Semangat, ya, Teh. Harus mencoba,” pungkasnya dan meninggalkan sang PSK. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI