Apa Kabar Udayana? KPK Sebut Informasi Rasuah Berasal dari Internal Kampus: Titik Rawan Korupsi Dalam Proses Pemilihan Rektor

Suara Denpasar

Senin, 14 November 2022 | 15:08 WIB
Apa Kabar Udayana? KPK Sebut Informasi Rasuah Berasal dari Internal Kampus: Titik Rawan Korupsi Dalam Proses Pemilihan Rektor
Ilustrasi KPK (Istimewa)

Suara Denpasar - Kampus kini menjadi perhatian semua pihak, karena dapat menjadi ladang basah bagi yang ingin melakukan tindakan seperti korupsi. Untuk itu, sistem kampus perlu dibenahi dan perlu diawasi secara ketat.

Lembaga yang fokus memerangi korupsi, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah banyak mendapatkan informasi terjadi dugaan korupsi dilingkungan perguruan tinggi negeri.

Adapun dugaan korupsi itu salah satunya terkait dengan penerimaan mahasiswa baru. Kasus ini mirip terjadi dengan dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan kampus Universitas Udayana, yaitu terkait Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) mahasiswa.

Wakil Ketua KPK Alexander marwata mengatakan informasi itu didapat KPK bahkan langsung dari pihak internal kampus. Hal itu disampaikan Alex dalam kegaiatan program anti korupsi Integritas ekosistem perguruan tinggi agar lingkungan kampus bersih, berintegritas, terbebas dari korupsi.

"Infomasi bahkan diterima dari pihak internal kampus, di samping titik rawan korupsi yang terpetakan dalam proses pemilihan rektor," Alex dalam keterangannya, Senin (14/11/2022) sebagaimana dikutip dari denpasar.suara.com.

Untuk di kampus Udayana sendiri, Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto sebelumnya mengatakan surat perintah penyidikan (Sprindik) sudah ditandatangani Kajati Bali bertepatan dengan waktu penggeledahan.

“Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali tertanggal 24 Oktober 2022,” jelas Luga, Senin (24/10/2022).

Menurut Luga, perkara ini dinaikkan ke tahap penyidikan setelah dari hasil penyelidikan oleh Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) menemukan adanya peristiwa dugaan tindak pidana dalam pengelolaan Dana Sumbangan Pengembangan Istitusi (SPI) Mahasiswa baru Universitas Udayana seleksi jalur mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai 2022/2023. Artinya ini adalah SPI dalam lima tahun akademik.

“Gelar perkara pada hari Jumat lalu, 21 Oktober 2022, penyelidik berkesimpulan meningkatkan penanganan Dana Sumbangan Pengembangan Istitusi (SPI) Mahasiswa baru Universitas Udayana seleksi jalur mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 ke tahap penyidikan,” ujarnya.

baca juga

Setelah sampai tahap penyidikan, Luga menjelaskan, maka penyidik akan melakukan pengumpulan bukti yang dibutuhkan. Di antaranya seperti yang dilakukan pada hari Senin (24/10/2022) dengan menggeledah Rektorat Unud.

“Dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, tim Penyidik Kejati Bali menggeledah Gedung Rektorat Unud di Jimbaran. Enam orang penyidik yang dipimpin Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Agus Eko Purnomo mulai menggeledah selama 8 jam, dari Pukul 09.00 – 18.00 WITA. 

Empat ruangan digeledah, dari Ruang Wakil Rektor II, Ruang Akademik, Ruang Bagian Keuangan dan Unit Sumber Daya Informasi Universitas Udayana. Penyidik pun menyita ratusan dokumen yang berkaitan dengan SPI selama lima tahun akademik, yakni 2018/2019 sampai 2022/2023.

Luga menjelaskan, semua dokumen yang dibawa akan didalami. Apabila dokumen tersebut terkait perkara korupsi dana SPI, maka akan diajukan penetapan ke pengadlan untuk jadi barang bukti. Dijelaskan, penggeledahan ini juga disaksikan Kepala Biro Akademik dan Kepala Biro Keuangan Unud. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!

Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 14:31 WIB

BAIS dan BIN Ikut Campur,  Indonesia Peoples Assembly Tuding G20 Bungkam Suara Rakyat

BAIS dan BIN Ikut Campur, Indonesia Peoples Assembly Tuding G20 Bungkam Suara Rakyat

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 09:39 WIB

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Denpasar | Kamis, 10 November 2022 | 16:54 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB