Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi menampar istrinya, Anne Ratna Mustika dengan pernyataan pedas terkait gugatan cerainya. Dia pun mengngkap sosok orang ketiga dalam masalah rumah tangganya.
Ya, orang ketiga yang dimaksud adalah peran guru ngaji Ambu Anne, sapaan akrab Anne Ratna. Menurut Kang Dedi, guru ngaji seharusnya berperan mendamaikan persoalan rumah tangganya.
Dia menyinggung terkait Ambu Anne yang pergi umrah ke Tanah Suci tanpa meminta izin dirinya yang masih menjadi suami sahnya.
Kang Dedi menilai, guru ngaji Ambu Anne seharusnya memberikan arahan bagaimana seharusnya sikap seorang istri pada suaminya.
"Embu (Anne Ratna) kan baru selesai umroh, pergi umroh bersama keluarga dan anak saya Yudistira sama gurunya. Pertanyaannya adalah boleh gak sih orang pergi umroh ke suaminya gak izin menurut syariat islam," kata Kang Dedi Mulyadi pada Jumat (18/11).
Dia meminta guru ngaji Ambu Anne menjawab pertanyaanya. Menurutnya, guru ngaji tersebut harusnya bertanya kepadanya.
"Seharusnya juga tanya ke saya pada suaminya ini istrinya mau pergi sama saya, saya minta izin dan ridho, nah tugas guru ngaji itu mendamaikan," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa guru spiritual seharusnya bukan memberikan hukuman pada seseorang jika sedang ada permasalahan.
"Harusnya mendamaikan telepon saya istrinya ngadu ini, ngadu itu, bukan sekadar ngasih air doa agar anaknya lupa sama bapaknya, itu tidak boleh," kata dia.
Baca Juga: Budi Dalton Dipolisikan ke Bareskrim, Nama Sule Terseret, Kasusnya Berat
Sidang perceraian Anne Ratna dan Kang Dedi sudah memasuki tahap kelima. Namun mediasi damai tersebut gagal dan Ambu Anne mantap ingin bercerai.
Agenda selanjutnya adalah penyampaikan materi gugatan dari Ambu Anne. Kemudian dilanjutkan dengan replik atau pembelaan dari tergugat.