Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'

Suara Denpasar

Rabu, 23 November 2022 | 17:44 WIB
Keras! Gendo 'Serang' Gubernur Koster gegara Bunuh SMA Bali Mandara: 'Mati di Tangan Politisi'
Wayan Suardana alias Gendo (foto kiri) menyerang kebijakan Gubernur Bali, Wayan Koster yang 'membunuh' SMA Bali Mandara. (Instagram)

Suara Denpasar – Aktivis yang pengacara Wayan Suardana alias Gendo menyerang kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster yang menurutnya membunuh Sekolah Bali Mandara (SMA Bali Mandara dan SMK Bali Mandara).

Serangan Wayan Gendo Suardana itu disampaikan melalui media sosial Instagram @gendovara Rabu (23/11/2022). Dalam unggahan di Instagram, Gendo menulis bahwa dirinya salah satu orang yang setuju dengan gagasan Sekolah Balii Mandara, di luar urusan seragam.

Menurut Gendo, SMA Bali Mandara merupakan wujud nyata pelaksanaan kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi secercah harapan bagi warga yang lemah akses untuk setara.

“Sayang dia “dibunuh” dan “mati muda”, entah karena apa (emoticon sedih),” tulis Gendo.

Gendo menyatakan, dukungannya terhadap keberadaan Sekolah Bali Mandara bukan tentang siapa penggagasnya. Menurutnya, dukungannya ini adalah tentang sebuah gagasan yang baik untuk anak bangsa.

“Sayang gagasan itu mati muda di tangan politisi,” terangnya.

Pernyataan Wayan Gendo yang mendukung Sekolah Bali Mandara “bukan tentang siapa penggagasnya” ini tentu mengingatkan Gubernur Bali sebelumnya, Made Mangku Pastika yang menggagas sekolah berbasis asrama tersebut.

Saat Made Mangku Pastika menjadi Gubernur Bali, Gendo adalah salah satu aktivis Bali yang sangat vocal dan kerap menentang kebijakan-kebijakannya. Di antaranya adalah proyek akomodasi pariwisata di Tahura hingga reklamasi Teluk Benoa. Namun, dalam kasus Sekolah Bali Mandara, dia tidak mempersoalkan siapa penggagasnya, apakah itu Mangku Pastika atau bukan.

Lebih lanjut, aktivis asal Ubud, Gianyar, ini mengatakan dihentikannya sekolah berasrama model Sekolah Bali Mandara oleh Wayan Koster tidak sekadar mematikan gagasan, juga mematikan sekian banyak masa depan generasi bangsa yang layak mengenyam pendidikan tapi “salah tempat lahir”.

baca juga

“Ya mereka lahir di negara yang politisinya bukan bertempur tentang gagasan tapi bertempur tentang citra politik dan berebut “legacy” (warisan, red) demi ego politiknya,” pungkas Gendo.

Sekadar diketahui, SMA Bali Mandara maupun SMK Bali Mandara adalah program sekolah berbasis asrama yang ada di Buleleng, dan diperuntukkan bagi siswa miskin. Awalnya program yang dimulai dari 2011 ini merupakan kerja sama antara Pemprov Bali dengan Sampoerna Foundation. Namun, belakangan Yayasan Sampoerna tidak memberikan dana lagi, sehingga seluruh pembiayaan ditanggung Pemprov Bali.

SMA Bali Mandara ini telah melahirkan banyak lulusan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi kelas atas seperti ITB, IPB, UGM, dan lainnya. Bahkan ada yang kuliah ke luar negeri. Beberapa lulusannya juga ada yang menjadi dokter hingga satuan kepolisian. Sebagian lagi menjadi pengusaha.

Model sekolah berasrama dengan biaya ditanggung penuh oleh pemerintah ini dianggap cukup berhasil, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Akan tetapi, mulai tahun ajaran 2022/2023, SMAN Bali Mandara menghapus model sekolah berasrama, sebaliknya dijadikan sekolah reguler, atau sekolah pada umumnya.

Di sisi lain, model sekolah berasrama yang biayanya ditanggung penuh pemerintah dan mengadopsi kurikulum internasional ini malah dicontoh oleh beberapa daerah lain di Indonesia. Seperti Provinsi Jawa Tengah yang kini sudah memiliki 18 unit sekolah yang tersebar di beberapa kabupaten. 

Pernyataan Gendo tentang SMA Bali Mandara yang "dibunuh" Gubernur Bali Wayan Koster ini pun mendapat komentar dari sejumlah netizen.

“Padahal sudah terbukti menghasilkan lulusan yang berhasil dan membantu keluarga tidak mampu,” kata @andhika_adityas.

“Besok akan dibuat lagi program yang sama dangan nama Sekolah Satu Jalur.. Wkwkwk,” tulis @agus_brahmantra. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!

Pintu Masuk Unud Ditutup karena G20, Diskusi Mahasiswa Dibubarkan, BEM: Preseden Buruk!

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 14:31 WIB

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 12:41 WIB

Tolak Aspirasi Rakyat selama G20, Gendo Tuding Ketua DPRD Bali Munafik, Netizen: Ini Yang Anaknya di Hotel Prodeo?

Tolak Aspirasi Rakyat selama G20, Gendo Tuding Ketua DPRD Bali Munafik, Netizen: Ini Yang Anaknya di Hotel Prodeo?

Denpasar | Sabtu, 12 November 2022 | 14:22 WIB

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Kilas Balik Kisah Wayan Koster: Beberapa Kali Dipanggil KPK Hingga Masuk Bursa Capres 2024 Pilihan PDIP

Denpasar | Kamis, 10 November 2022 | 16:54 WIB

Gubernur Bali Wayan Koster Larang Hotel Produksi Arak Bali Dengan Modal Besar

Gubernur Bali Wayan Koster Larang Hotel Produksi Arak Bali Dengan Modal Besar

Bali | Minggu, 06 November 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:03 WIB

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:02 WIB

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Saat Anak SD Harus Ikut Aksi, Apakah Kita Sudah Benar-benar Mendengar Mereka?

Saat Anak SD Harus Ikut Aksi, Apakah Kita Sudah Benar-benar Mendengar Mereka?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:53 WIB

8 Merk Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded Berkualitas, Dijamin Awet Bertahun-Tahun

8 Merk Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded Berkualitas, Dijamin Awet Bertahun-Tahun

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:51 WIB

Dosa Hakim di Sidang Nadiem: Ketika Hak Terdakwa dan KUHAP Teramputasi

Dosa Hakim di Sidang Nadiem: Ketika Hak Terdakwa dan KUHAP Teramputasi

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:50 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:47 WIB

×